BATULICIN, Kalimantanlive.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tanah Bumbu menyosialisasikan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit (SPPKS) Tahun 2022 di Aula Desa Maju Sejahtera Kecamatan Karang Bintang, beberapa waktu lalu.
Menurut Kepala DKPP Tanah Bumbu H Hairuddin melalui Kepala Bidang Perkebunan DKPP Agus Dwi Wahyono, program SPPKS merupakan salah satu bantuan dari pemerintah yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
BACA JUGA: Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar Sosialisasikan Rencana Pemekaran Kecamatan Pangeran Kusan Hilir
Hal ini disampaikan Agus Dwi Wahyono saat sosialisasi Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit (SPPKS) Tahun 2022 di Aula Desa Maju Sejahtera Kecamatan Karang Bintang, Tanah Bumbu.
“Tanah Bumbu dapat beberapa kuota dari 4 jenis yaitu, 100 hektare untuk intensifikasi berupa herbisida, insektisida dan pemupukan, 100 hektare untuk jalan, jembatan dan gorong-gorong, satu unit alat transportasi, dan satu paket ISPO,” jelas Agus.
Dia berharap kepada petani swadaya di wilayah Tanah Bumbu agar melakukan intensifikasi pada bantuan jalan kebun.
Sementara untuk bantuan transportasi dan ISPO akan diarahkan ke plasma-plasma yang memiliki luasan besar, mengingat syarat dibutuhkan untuk mendapatkan kedua bantuan itu yakni luasan kebun harus diatas 1.000 hektare.
“Adanya sosialiasi ini kita ingin memberikan bantuan terhadap petani sawit kita di Tanah Bumbu untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit-nya yang berumur di atas 4 tahun sampai dengan maksimal 20 tahun, dengan bibit tenera,”ucap Agus.










