Salman Rushdie sempat dipuji dunia karena novel yang berjudul Midnight’s Children pada 1981, serta memenangi Penghargaan Booker bergengsi di Inggris untuk penggambarannya tentang India pasca-kemerdekaan.
Namun, buku The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan pada 1988 membuat pemimpin revolusioner Iran kala itu, Ayatollah Ruhollah Khomeini, mengeluarkan fatwa memerintahkan Rushdie dibunuh.
Buku Ayat-ayat Setan oleh Salman Rushdie oleh sebagian umat Islam dianggap tidak menghormati Nabi Muhammad.
Tersangka penikaman Salman Rushdie, Hadi Matar (24), mengaku tidak bersalah atas tuduhan percobaan pembunuhan dan penyerangan dalam pengadilan pada Sabtu (13/8/1011).
Editor : NMD/Kalimantanlive.com







