Upaya Polisi Pecahkan Teka-teki Kejadian antara Istri Ferdy Sambo dan Brigadir J di Magelang

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan, pihaknya kini tengah bergerak ke Magelang, Jawa Tengah untuk menelusuri apa yang sebenarnya terjadi dari kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Polisi ingin mencari gambaran peristiwa yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo di Magelang secara utuh untuk melengkapi kepingan puzzle kematian Brigadir J.

Seperti dikutip di Kompas.com, peristiwa yang terjadi di Magelang yang disebut-sebut dilakukan oleh Brigadir J terhadap keluarga Irjen Ferdy Sambo masih menjadi tanda tanya.

# Baca Juga :Irjen Ferdy Sambo Janjikan Uang Tutup Mulut Rp 2 Miliar, Mabes Polri Sebut Masalah Ini

# Baca Juga :KEKAYAAN Ferdy Sambo, Punya Rumah Mewah di Kawasan Elite Magelang, Lokasi Awal Perseteruan dengan Brigadir J

# Baca Juga :Ayah Brigadir J: Apapun Motif Irjen Ferdy Sambo Itu Bohong Semua

# Baca Juga :Akhirnya Ferdy Sambo Akui Jadi Aktor Utama dan Merekayasa Pembunuhan Brigadir J

Pasalnya, kejadian itu disebut menyulut emosi Sambo lantaran melukai harkat dan martabat keluarganya.

Kemarahan Ferdy Sambo itu pun berujung pada rencana pembunuhan yang ia susun untuk menghabisi Brigadir J di Jakarta.

Telusuri peristiwa yang picu emosi Sambo

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, jajarannya kini bergerak ke Magelang untuk mengungkap kejadian yang memicu Irjen Ferdy Sambo merencanakan pembunuhan Brigadir J.

“Tim sedang ke Magelang untuk menelusuri kejadian di sana agar secara utuh kejadian bisa tergambar,” ujar Agus saat dimintai konfirmasi, Minggu (14/8/2022).

Agus menjelaskan, Bareskrim ingin mengetahui secara jelas faktor pemicu yang membuat Ferdy Sambo tega membunuh ajudannya sendiri.

Selain itu, penyidik juga ingin mencari barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, tidak dibawa ke Magelang oleh penyidik. Namun, kata Agus, Bareskrim mendalami keterangan dari Putri Candrawathi.

“Kita juga mendasari keterangan yang bersangkutan juga dalam proses penyidikan yang kami lakukan,” imbuh Agus.

Meski laporan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, sudah gugur, tetapi rangkaian peristiwa yang terjadi di Magelang tetap harus didalami.

“Rangkaian peristiwanya begitu, kan enggak bisa kami hilangkan,” kata Komjen Agus.

Agus menjelaskan, tersangka dan saksi kasus pembunuhan Brigadir J seperti Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, ART Sambo, hingga Bripka Ricky Rizal hanya memberikan keterangan berdasarkan yang mereka ketahui.

Menurut dia, yang mengetahui pasti peristiwa sebenarnya yang terjadi di Magelang hanya Tuhan, istri Ferdy Sambo, dan Brigadir J.

“Yang pasti tahu apa yang terjadi, ya Allah SWT, almarhum (Brigadir J), dan Bu PC (Putri Candrawathi),” tutur Agus.