KALIMANTANLIVE.COM – Setelah melompat dari apartemen, penyanyi Malaysia Eison Chai tewas ditempat kejadian, Rabu (17/8/2022).
Eison Chai dilaporkan dalam kondisi mental yang tertekan selama beberapa hari sebelum kematiannya seperti dilaporkan oleh media Taiwan.
Pria berusia 40 tahun itu tewas di tempat setelah jatuh dari lantai tujuh sebuah gedung dekat stasiun MRT Luzhou di Taiwan sekitar pukul 10 pagi.
# Baca Juga :IMPOSSIBLE! Menang 59-1 Diwarnai 41 Gol Bunuh Diri, Klub Afrika Selatan Ini Dihukum Seumur Hidup
# Baca Juga :HASIL Italia Vs Hongaria UEFA Nations League: Gli Azzurri Menang 2-1 Meski Diwarnai Gol Bunuh Diri
# Baca Juga :DERETAN Negara Peserta Piala Dunia 2022: Gol Bunuh Diri Bawa Wales Akhiri Penantian 64 Tahun
# Baca Juga :4 Alasan Singapura Tolak Ustaz Abdul Somad, dari Bom Bunuh Diri hingga Soal Jin Kafir
Seperti dikutip di kompas.com, bahwa apartemen tempat Eison jatuh adalah apartemen yang sama yang dia dan istrinya, aktris Hitomi Wang, sewa setelah pernikahan mereka dua tahun lalu.
Media Taiwan melaporkan bahwa Eison, memiliki masalah kesehatan mental selama lima hingga enam tahun terakhir.
Dia juga disebut mengalami depresi pada saat itu dan murung selama beberapa hari.
Kabar itu dibenarkan oleh seorang perwakilan dari agensi manajemennya.
Hitomi dikatakan telah menasihatinya sepanjang malam pada Selasa (16/8/2022) tetapi Eison dilaporkan tidak mampu berkomunikasi secara koheren dengannya.
Emosi Eison berlanjut hingga pagi hari ketika Hitomi berangkat kerja di Yilan.
Dua teman gereja diminta oleh Hitomi untuk merawat Eison sebagai gantinya.
Ketika mereka tiba, Eison dilaporkan mengunci diri di sebuah ruangan dan mereka harus menghiburnya melalui pintu.
Ada laporan yang saling bertentangan tentang apa yang terjadi selanjutnya.
Zaobao melaporkan Eison tiba-tiba berlari menuju sebuah ruangan dan kedua temannya mengejar.
Outlet media lain malah menyatakan bahwa keduanya hanya tahu ada yang tidak beres ketika mereka mendengar sirene meraung setelah Eison jatuh dari balkon dapurnya.
Hitomi yang putus asa dilaporkan meninggalkan Yilan segera setelah mendengar berita itu.
Setelah mengunjungi kantor polisi untuk mengklarifikasi fakta tentang jatuhnya Eison itu, dia pergi pada pukul 15.40 menuju ruang pemakaman.
Hitomi, dikelilingi oleh kerabat dan teman, tampak lemah.
“Hitomi sangat lemah sekarang,” kata agennya kepada media.
“Saya harap semua orang bisa memberinya ruang,” lanjutnya.
Menurut Set News, Eison dilaporkan mengalami kerugian sebesar 5 juta dolar Taiwan (Rp 2,4 miliar) karena usaha restoran yang gagal baru-baru ini di Ximending.
Selama periode ini, tekanan darah Eison dilaporkan naik menjadi 180 sementara detak jantungnya mencapai 120.
Dikatakan juga Eison sempat panik dan berkata pada istrinya “Saya mungkin tidak lagi dapat melihat Anda besok.”
Tidak ada catatan bunuh diri yang ditemukan.
Keluarga dan kerabat Eison di Malaysia saat ini sedang mengajukan visa untuk masuk ke Taiwan.
Sementara itu, penyelidikan polisi masih berlangsung.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com










