BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Peduli akan musibah kebakaran yang terjadi di wilayahnya, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin yang terjun langsung ke lokasi kebakaran pada Minggu (21/08/2022).
Kebakaran itu sendiri terjadi di Jalan Kemuning RT 09 RW 02, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan menghebohkan warga sekitar pukul 14.30 Wita.
Kehadiran orang nomor satu di Banjarbaru itu untuk memantau sekaligus memimpin proses pemadaman api yang berkobar hebat.
# Baca Juga :Ratusan Pesepeda Merah Putih Meriahkan Gowes Ceria Merdeka di Guntung Payung Banjarbaru
# Baca Juga :Peringati HKG PKK ke-50, Pemko Banjarbaru Santuni Anak Yatim
# Baca Juga :Sebanyak 6.188 Mahasiswa Baru ULM Ikuti PKKMB Secara Hybrid di Banjarbaru, Dibuka Rektor Sutarto Hadi
# Baca Juga :Tumbuhkan Rasa Patriotisme, Wali Kota Banjarbaru Bagikan Bendera Merah Putih
Api berkobar telah melahap bangunan berupa rumah dan juga sekaligus warung tempat usaha warga setempat.
Melansir dari Kanalkalimantan.com, orang nomor satu di Banjarbaru menegaskan kepada tim pemadam gabungan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.
“Saya meminta agar warga di kawasan ini cepat diungsikan. Jangan sampai ada korban jiwa. Saya juga telah meminta agar personil di lapangan terus ditambah,” katanya.
Masih kata Aditya, agar pemberian bantuan dapat segera terealisasi, ia menginstruksikan kepada instansi mulai dari perangkat kecamatan, kelurahan hingga Dinas Sosial Kota Banjarbaru, untuk segera mendata jumlah warga yang terdampak atas musibah kebakaran ini.
“Tentu kita berduka atas terjadinya musibah ini, namun begitu kami (Pemerintah Kota Banjarbaru, red) tidak akan menutup mata, kami pastikan warga yang terdampak akan menerima bantuan dan saya sudah memerintahkan bantuan ini agar segera bisa diberikan,” tuturnya.
Untuk diketahui, kawasan Kemuning merupakan padat penduduk dan lokasi wisata kuliner serta berdekatan dengan pusat perbenlanjaan tradisional.
Situasi pun terbilang sulit lantaran bangunan yang dilalap si jago merah berbahan kayu yang menyebabkan api dengan pesat membesar dan merambat, namun dengan ketangkasan pemadam gabungan berjibaku untuk memadamkan api.
Sehingga api dapat dikuasai sekitar pukul 15.00 Wita, api dinyatakan telah berhasil dipadamkan.
Saat ini, belum diketahui pasti jumlah rumah warga terbakar dalam insiden ini, dan apa penyebab munculnya api masih dalam penyeledikan oleh pihak berwenang. (*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id







