“Sesuai hasil rapat, kami bersama warga berencana menyederhanakan dan mengurangi jumlah U turn di kawasan jalan itu,” terangnya.
Dari rawannya kejadian, berbagai upaya bakal dilakukan oleh pihaknya dari dinas perhubungan untuk mengurangi U Turn yang tegak lurus dengan jalan lingkungan.
BACA JUGA :
Pria di Alalak Banjarmasin Diamankan Polisi Banjarmasin Utara, Ini Penyebabnya
Hal lain penyebab itu juga disebabkan oleh perilaku pengguna jalan juga sering mengambil jalan pintas dengan cara memotong arus lalu lintas di kawasan tersebut.
“Semenjak Jembatan Sungai Alalak sudah difungsikan, masih banyak pengendara yang mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga terjadi rawan kecelakaan terutama U Turn yang tegak lurus,” jelas Kabid Bidang Lalulintas Dishub Kota Banjarmasin.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







