BATULICIN, Kalimantanlive.com – Bupati Tanah Bumbu Zairullah mencucurkan air mata ketika menyampaikan sambutan pada rapat paripurna DPRD Tanbu ketika membahas tiga Raperda yang merupakan inisiatif dewan untuk ditetapkan menjadi Perda, Kamis(25/8/2022).
Ketiga Raperda itu, pertama tentang Penyelenggaraan Alur Pelayaran Sungai, kedua tentang Desa Wisata, ketiga tentang Penyelenggaraan Kemudahan, Perlindungan, dan Pembedayaan Koperasi dan Usahan Mikro.
BACA JUGA:
Bupati Tanah Bumbu Zairullah : Para Kepala SKPD Jangan Minta Dilayani, tapi Melayani Masyarakat
BACA JUGA:
Pemkab Tanah Bumbu Tak Menghendaki PTT Diberhentikan, Bupati Zairullah : Saya Menentangnya
Bupati Zairullah menangis, karena hingga ia terus memperjuangkan keberadaan pegawai honorer atau kerap disebut Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang menurut rencana tahun depan akan dihapus.
“Saya sudah tiga kali menghadap Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), untuk mempertahankan PTT,” kata Zairullah sambil menyeka air matanya.
Untuk Tanah Bumbu, PTT menurut Zairullah, jumlahnya mencapai 5.000 orang. Kalau diberhentikan bagaimana nasib mereka?.
Sedangkan dari jumlah itu, mungkin saja ada sanak saudara hadirin di sini .
“Kita menolak pemberhentian PTT. Mereka banyak yang sudah bekerja pulahan tahun,” ujarnya.










