KANDANGAN, KALIMANTANLIVE.COM – Penipuan transaksi digital, seperti arisan online kerap merugikan masyarakat hingga miliar rupiah.
Kondisi itu membuat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj Rahmawaty, mengingatkan dan mengimbau warga agar lebih hati-hati.
# Baca Juga :Kabar Duka, Wakil Bupati Balangan H Supiani Tutup Usia di RSUD Hasan Basri Kandangan HSS
# Baca Juga :Belum Ada Kejelasan Cabor Unggulan yang Akan Dipertandingkan di Porprov HSS 2022, Batola Ancam Mendur
# Baca Juga :Gelar Bimtek, Disnakerkop UKMP HSS Ingin Sasirangan Jadi produk Variatif, inovatif dan Bernilai Tambah
# Baca Juga :PT Antang Diduga Serobot Tanah Masyarakat HSS, Warga Gruduk Tambang dan Mengadu ke Presiden Jokowi
Rahmawaty mengatakan, memang saat ini belum ditemukan jenis pelanggaran IT penipuan transaksi digital arisan online di HSS, namun karena marak terjadi di luar daerah, maka perlu juga diwaspadai untuk menghindari kerugian yang terjadi.
“Kita selalu mengingatkan dan mengimbau apalagi dalam pertemuan-pertemuan yang melibatkan masyarakat, agar mereka mengecek dulu kebenaran informasi yang diterima, jangan termakan hoax,” katanya, dalam keterangan beberapa waktu lalu, di Kandangan, seperti dikutip di kalsel.antaranews.com.
Dijelaskan dia, selain dalam pertemuan langsung, pihaknya juga menggiatkan imbauan serupa melalui media sosial yang dimiliki dinas setempat, agar warga tidak terjebak karena dan tidak mengetahui resiko yang dapat ditimbulkan.
Dan untuk beberapa kasus yang sudah dideteksi pihaknya, seperti adanya peretasan terhadap beberapa akun media sosial, atau menggunakan foto profil orang lain di media sosial dengan foto pejabat atau pimpinan di daerah.
Perlunya kehati-hatian menyebarkan informasi juga menjadi perhatian pihaknya, warga dapat melakukan pengecekan informasi yang diterima itu benar atau keliru melalui sistem hoax buster.
“Kalau ada beberapa informasi yang perlu ditelusuri dan meminta bantuan kita, kita siap membantu untuk memberikan konfirmasi dan klarifikasi bila diperlukan,” katanya.
Ditambahkan dia, di era di mana teknologi makin berkembang termasuk maraknya arisan online, ia menghimbau warga agar jangan tergiur dengan hal-hal yang tidak pasti, apalagi sekedar ikut-ikutan tanpa meneliti dulu kepastian dan faktanya.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com










