KRONOLOGI Petugas Dishub Palangkaraya Tampar Warga, Alman Pakpahan: Mengaku Wartawan

PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang warga bernama Anuar Pandiangan alias Fendy (42) menjadi korban pemukulan oknum petugas Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, di depan Sirkuit Balap Sepeda Dunia UCI MTB Eliminator World Cup 2022.

Anuar Pandiangan mengatakan, ia mengalami memar akibat dipukul oleh oknum petugas Dinas Perhubungan, Sabtu (27/8/2022) malam. Saat itu dirinya mengajak dan memperkenalkan kepada kedua anaknya sirkuit balap sepeda dunia UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di sekitar Stadion Olah Raga Tuah Pahoe, Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya lalu parkr epan video tront.

# Baca Juga :VIRAL Video Khabib Nurmagomedov Hancurkan Drone dengan Satu Pukulan Mematikan

# Baca Juga :Viral! Video Exploitasi Anak di Banjarmasin Terulang, Direspons Kemensos RI, Begini Kata Dinas Sosial

# Baca Juga :VIRAL di Medsos, Kaisar Sambo Pimpin Konsorsium 303 Jaringan Judi Online, Ini Ancaman Kapolri

# Baca Juga :BOCAH VIRAL, Nyanyi Depan Presiden, Farel Prayoga Bawa Lagu “Ojo Dibandingke” Iriana Jokowi Langsung Berjoget

Petugas Dinas Perhubungan yang tengah bertugas melakukan sterelisasi langsung mendatanginya dan menegur agar tidak parkir di lokasi tersebut. “Namun saya tetap meminta waktu hanya untuk parkir sehingga terjadinya adu argumen dan petugas itu memukul saya,” tuturnya.

Kejadian pemukulan itu pun menjadi viral setelah diunggah di media sosial.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Palangkaraya, Alman Pakpahan, membenarkan peristiwa pemukulan tersebut.

“Soal pelaporan itu memang benar. Namun saya juga sudah meminta maaf melalui WhatsApp, serta mendatangi rumah korban untuk meminta maaf langsung,” jelas Alman tak lama setelah kejadian.

“Atas kejadian tersebut, kami memastikan akan memberikan sanksi berupa teguran hingga administrasi kepada pegawai dimaksud,” tandasnya, seperti dikutip di apahabar.com.

Ternyata penjelasan Alman Pakpahan dianggap belum cukup. Melalui akun Instagram, Dinas Perhubungan Palangkaraya juga memberikan klarifikasi, Senin (29/8/2022).

“Klarifikasi kronologis berita yang beredar saat ini‼️ Lalu lintas macet dan terganggu di depan GOR sampai dengat pintu masuk Stadion Tuah Pahoe pada malam Minggu, 27 Agustus 2022 pukul 17.30 sd pukul 19.00,” demikian isi paragraf awal klarifikasi.

“Atas laporan masyarakat tim Dishub Kota Palangkaraya terjun klapangan untuk tertibkan parkir yg tdk terkendali semrawut di bahu jalan sampai meluber ke tengah jalan,” tambah keterangan tersebut.

Dalam klarifikasi itu, Dishub Palangkaraya menjelaskan kedatangan AP bersama anaknya yang parkir di depan Stadion Tuah Pahoe. Diklaim bahwa lokasi itu steril dari parkir kendaraan.

“Ybs ngotot parkir d sana. Petugas Dishub telah mengarahkan ke kantong2 parkir yg disediakan, tapi ybs ngotot dengan memaki-maki petugas Dishub Kota Palangkaraya dan mengaku sebagai WARTAWAN,” sambung Dishub Palangkaraya dalam keterangan resmi.

“Narasi-narasi ybs sungguh tdk manusiawi kepada petugas. (Informasi ini yang tidak diketahui oleh netizen). Ybs membuat status di media sosial mengalami kejadian yang tidak mengenakkan,” imbuh mereka.

Selanjutnya sesuai penjelasan Alman Pakpahan, klarifikasi Dishub Palangkaraya di Instagram juga menjelaskan mereka langsung meminta maaf kepada AP.

“Esok harinya lagi Kadishub bersama tim bersilaturahmi ke rumah ybs untuk mediasi dan meminta maaf. Namun ybs menolak minta maaf, dan memaki salah satu personel Dishub di rumahnya,” tambah keterangan yang sama.

“Itikad baik sudah dilakukan Kadishub Kota Palangkaraya beserta tim meminta maaf kepada ybs, tetapi ybs menolak. Untuk Netizen Mohon bijak bersosial media, SARING SEBELUM SHARING dan jangan mudah terpancing,” tutup mereka.

Editor : NMD/Kalimantanlive.com