Adegan ini hanya sebatas gambaran suasana kerusuhan dan penanganan personel gabungan dalam mengendalikan massa. Ada sebanyak 700 personel gabungan terlibat menggunakan kendaraan dan peralatan pengendali massa.
Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor bersama jajaran Pemko Banjarmasin turut menyaksikan langsung kegiatan simulasi tersebut.
Ia mengakui, sosialisasi juga akan dilaksanakan pihaknya bersama tokoh masyarakat sehingga tokoh agama sebelum pemilihan berlangsung.
BACA JUGA :
ATURAN BARU Pemilu 2024, Eks Koruptor Boleh Jadi Calon Anggota DPR di Pemilu 2024
“Terima kasih atas kolaborasian, Polri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk penjagaan, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Tentunya kita akan siapkan disamping ini yaitu sosialisasi agar situasi diciptakan secara kondusif,” ujar Wawali usai rangkaian simulasi.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya juga turut memberikan tanggapannya.
Ia berharap, kegiatan ini dilakukan dengan adanya penekanan-penekanan ke masyarakat sebelum pemilihan nantinya dimulai.
“Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran Polri yang mana telah menjadi inisiator dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kita harapkan nantinya ada penekanan ke masyarakat sebelum pemilihan dimulai,” kata Harry.







