Sejak tahun 2023, kata Harry, tentunya akan mulai ditemukan tensi tensi politik yang memanas hingga pemilu berlangsung yakni pada tahun 2024 mendatang.
“Karena tensi tensi politik nanti di 2024 di tahun 2023 itu sudah mulai. Semoga dengan berkolaborasi kita bisa mengkondisikan masyarakat terkait isu-isu yang berpotensi membuat kegaduhan,” tuturnya.
Kegiatan simulasi ini ditutup, dan diakhiri dengan giat bersih-bersih bersama oleh Dinas Kebersihan, Linmas hingga masyarakat.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







