BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota Banjarmasin pada tahun 2022 yang akan menambahkan modal usaha total sebesar Rp90 miliar ke Bank Kalsel.
Keinginan Pemko Banjarmasin menambah modal itu mendapat dukungan dari DPRD Kota Banjarmasin.
Diharapkan dengan tambahan ini, ke depan Pemko Banjarmasin mendapatkan peningkatan pendapatan dari bagi hasil deviden setiap tahunnya dan mempertahankan pemilik modal terbesar kedua setelah Pemprov Kalsel.
# Baca Juga :Bank Kalsel Serahkan CSR ke Pemkab Tanah Bumbu, Komitmen Jaga Lingkungan Hidup
# Baca Juga :Bank Kalsel Ikut Sukseskan Kejuaraan Bulutangkis Antar Desk Wartawan-Wali Kota Cup 2022
# Baca Juga :Bank Kalsel Raih Infobank Award 2022, Miliki Kinerja Keuangan Sangat Bagus
# Baca Juga :Paripurna Pengesahan Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemprov Kalsel ke Bank Kalsel Kembali Tertunda
DPRD Kota Banjarmasin mendorong agar Pemko Banjarmasin menambah nilai penyertaan modal ke Bank Kalsel, sehingga posisi Pemko Banjarmasin tetap nomor dua setelah nilai modal yang dimiliki Pemprov Kalsel.
Hal ini dikatakan Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah Rabu (31/8/2022) usai rapat pansus yang dihadiri Pemko Banjarmasin dan Bank Kalsel, di Gedung DPRD Kota Banjarmasin.
“DPRD Kota Banjarmasin terus mendorong Pemko Banjarmasin bisa menambah modal ke Bank Kalsel dibawah nilai modal yang dimiliki Pemprov Kalsel. Kota Banjarmasin sebagai kota yang dituhakan di Kalsel idealnya kepemilikin sahamnya di Bank Kalsel terbesar kedua setelah provinsi,” katanya, Seperti dikutip dari infobanua.com.
Kata Awan, dewan berharap nilai modal milik Pemko Banjarmasin jangan disalip oleh Pemkab Balangan yang sudah menyetor modal sebesar minimal sebesar Rp100 miliar (untuk tiga tahun).
“Kami mendapat laporan Pemko Banjarmasin melalui Badan Keuangan Kota Banjarmasin sudah menyiapkan angka Rp30 miliar yang akan diberikan secara bertahap ke Bank Kalsel. Tahun 2022 sebesar Rp10 miliar, tahun 2023 dengan dana Rp10 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp10 miliar,” katanya.
Menurut Awan, pihaknya berharap Direksi Bank Kalsel meningkatkan pelayanannya dengan baik. “Jika tambahan modal naik tentu harus didukung dengan program yang bagus. Untuk itu harus ada program yang bisa menyalurkan modal yang ada secara tepat sasaran kepada nasabahnya,” harapnya.
Awan berkata, Bank kalsel diharapkan menyiapkan program yang tepat sasaran dan menguntungkan. Apalagi hasil kajian Bank Kalsel yang dinilai STIE dan kajian Pemko Banjarmasin. Saat ini trend Bank Kaksel kondisinya sehat dan baik.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com







