Kepala BPJN Wilayah Kalsel Sauqi Targetkan Perbaikan Jembatan Paringin Balangan Selesai November 2022

Syauqu menyatakan selama perbaikan belangsung, untuk jembatan sementara itu hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat dengan tonase kecil.

“Jembatan sederhana hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat untuk tonase kecil,” ujarnya.

Kepala BPJN Wilayah Kalsel itu menambahkan, selain pembongkaran dan pemasangan beton baru, untuk jembatan itu juga akan diperkuat pondasi bajanya.

BACA JUGA:
Komisi I DPRD Kalsel Janji Bantu Mediasi Permasalahan Proyek Pipanisasi Desa Gunung Raja ke BPJN

“Jembatan Paringin ini dibangun tahun 1991. Usianya sudah lebih 30 tahun. Sedangkan desainnya tidak untuk kondisi sekarang. Permasalahan mengenai kerusakan jembatan ini sangat kompleks,” ucapnya.

Ke depannya, kata Syauqi, BPJN akan melakukan perbaikan jembatan-jembatan yang sudah berumur atau berusia tua di Kalsel.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Muhammad Rosehan Noor Bahri mengungkapkan, rencananya di tahun 2023 nanti akan dibangun jembatan lagi di samping jembatan yang ada.

“BPJN ambil alih perbaikan yang sekarang, karena kontraktor yang lama telah diputus kontraknya, sedangkan anggaran untuk jembatan baru sebesar Rp 30 miliar, sementara untuk perbaikan jembatannya sekitar Rp 2,5 miliar,” ujar politisi dari PDI Perjuangan itu.

Kata Rosehan, di Kalsel ini banyak jembatan yang berusia tua khususnya di kawasan Hulu Sungai, sehingga perlu perhatian dari BPJN Kalsel.

“BPJN perlu langkah tepat menyikapi banyaknya jembatan berusia tua di Kalsel,” katanya.

Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian