“Saya datang kesini niatnya adalah silaturahmi, karena dengan silaturahmi akan dilapangkan rezekinya serta dipanjangkan umurnya, aamiin,” lanjut UAS.
Menurut UAS, silaturahmi adalah poin pertama yang dilakukan oleh semua orang. Dengan menyambung silaturahmi dengan turunan Rasulullah, para Habib penuh adab, sehingga kita akan bersama Rasulullah di akherat nanti.
“Begitu saya mengucapkan salam, kemudian diberikan jawaban Wa’alaikum Salam artinya keselamatan untuk saya, Warahmatullahi rahmat Allah hingga syurganya dan wabarakatuh, berkah ilmu, berkah hidup untuk saya,” paparnya.
Menurut UAS menjawab salam itu wajib, tetapi memberi salam itu sunat. Ada 3 hal yang tidak wajib menjawab salam yakni pertama ketika kita sedang sholat ada tamu mengucapkan salam maka kita keraskan bacaannya bukan dijawab, dan yang kedua saat imam sholat atau orang sholat pada akhir sholat diakhiri dengan salam dan yang ketiga yang memberi salam tidak seakidah dengan kita.
“Poin kedua adalah saling berbagi hadiah, begitu kita diberi lalu pemberian itu kita pakai maka senang dan bahagialah yang memberi, begitu pula sebaliknya. Bahkan ketika kita memberitahukan kepada orang lain akan bertambah pula kebahagian orang yang memberi hadiah itu,” tandasnya.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com







