BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kenaikan harga BBM solar, pertalite dan Pertamax yang disampaikan pemerintah, resmi berlaku sejak Sabtu (3/9/2022).
Para pemilik kendaraan pun mengaku terpaksa pasrah dan membeli BBM solar bersubsidi, pertalite dan Pertamax sesuai harga baru, yakni solar Rp 6.800 per liter, Pertalite Rp 10 ribu per liter dan Pertamax 14.500 per liter.
Sejumlah warga pemilik kendaraan roda dua mengatakan tak ada solusi lain lagi jika tak membeli BBM untuk transportasi mereka.
BACA JUGA: BREAKING NEWS Jokowi Akhirnya Naikkan BBM Pertalite, Solar, hingga Pertamax, Lihat Rinciannya
Apalagi sepeda motor merupakan faktor kebutuhan mereka untuk berkerja.
Seperti yang diungkapkan oleh, Faudin (55), dirinya merasa pasrah dan terpaksa tetap membeli BBM jenis Pertalite untuk motornya.
“Mau tidak mau harus beli mau gimana lagi, keseharian beli Pertalite. Sehari biasa 2 litar, ya 20 ribu lah. Soalnya rumah di pal 13 kerja di Banjarmasin,” ujarnya, usai antri BBM di SPBU Kilometer 5 Banjarmasin, Sabtu (3/8/2022).
Untuk itu dirinya berharap, agar kenaikan ini tak berpengaruh juga pada kenaikan bahan makan dan lainnya.
“Mudahan-mudahan saja hanya BBM, tidak sampai ke bahan pokok lainnya. Dan semoga ini sifatnya hanya sementara,” jelasnya.







