BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Motoritas Kelotok Wisata di Banjarmasin mengaku sulit mendapatkan solar ditambah lagi dengan adanya kenaikan harga belakangan ini.
Oleh karena itu sebanyak 88 anggota Otoritas Kelotok Wisata di Sungai Martapura Banjarmasin mengharapkan agar pemerintah turun tangan membantu agar pihaknya mendapatkan kemudahan membeli BBM solar bersubsidi.
BACA JUGA :
DEMO BERLANJUT, Hari Ini Giliran Buruh Turun ke Jalan Tolak Kenaikan BBM, Kemarin Mahasiswa
Pengelola Angkutan Kelotok, Syaibani (55) mengatakan, selain kenaikan BBM pihaknya saat ini dari angkutan kelotok wisata juga sangat sulit untuk mendapatkan BBM.
“Tukang kelotok gin susah cari BBM ini di mana-mana. Kadang-kadang ke Sungai Lulut, di Jalan Tembus, ke Belitung mencari minyak solarnya, sulit mendapatkan nya,” ujarnya, Senin (5/8/2022).
Dengan adanya kenaikan harga BBM khususnya solar bersubsidi, lanjut dia, pihak pengelola kelotok wisata terpaksa menaikkan tarif penumpang untuk tujuan tertentu.
“Kalau ke Kampung Hijau, Pulau Kembang, Pasar Lama sama saja tidak kita naikan tarif, tapi jika tujuan ke Lok Baintan kita patok harga Rp 450 ribu. Naik Rp 50 ribu,” kata Syaibani.










