PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Warga yang tinggal di Jalan Patih Rumbih, Palangkaraya, Kalimantan Tengah terkejut dan heran terhadap insiden kecelakaan tunggal, Selasa (6/9/2022) malam.
Betapa tidak heran, sepeda motor korban yang mengalami kecelakaan tunggal kok bisa terbang hingga nangkring di atas Kantin SDN 08 Langkai yang ada di Jalan Patih Rumbih tersebut.
Anehnya lagi, meski sepeda motornya terbang hingga ke atap kantin SDN 08 Langkai, pengendaranya tidak mengalami luka-luka yang serius.
# Baca Juga :Kecelakaan Maut Bekasi Tewaskan 10 Orang, KNKT: Gara-gara Sopir Konteiner Kebingungan
# Baca Juga :Kecelakaan Truk Trailer Maut di Bekasi, 30 Korban, 10 Orang Tewas, 7 di Antaranya Murid SD
# Baca Juga :Kecelakaan Sepeda Motor Tabrak Bahu Jalan Fly Over Banjarmasin, 1 Orang Tewas, 1 Luka
# Baca Juga :Putaran U Turn Jalan Hasan Basri Kayutangi Banjarmasin Rawan Kecelakaan, Warga Minta Ditutup
Demikian pula sepeda motor berwarna biru tersebut, kerusakannya juga tidak terlalu berat.
Seperti dikutip di tribunnewskalteng.com, warga melihat sendiri laki-laki yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi KH 2757 YB itu turun sendiri dari atap kantin.
Kecelakaan yang bikin heran warga itu terjadi sekira pukul 22.00 WIB.
Seorang warga, Dede Purna Budaya mengatakan, sepeda motor melaju dari Jalan Jenderal Urip Sumoharjo menuju Jalan Patih Rumbih.
Diduga motot dalam kecepatan tinggi menghantan benda yan diduga beton atau kayu di jalan, lalu terpental dan terbang menyeruduk atap kantin SDN 08 Langkai.
Saat kejadian tersebut, Dede mengaku sedang berada di dalam ruko yang berjarak sekira 30 meter dari lokasi kejadian.
“Saya di ruko, terdengar suaatr keras. Kayaknya motor menabrak beton hingga berada di atap,” ujarnya.
Dede mengungkapkan, saat terpental, pengendara tidak jatuh tetapi ikut terbang bersama motornya.
“Korbannya juga ikut ke atas atap bersama motornya, kemudian turun dari atap dan berjalan menuju arah Jalan Imam Bonjol,” katanya.
Menurut Dede, dari penglihatan dirinya, pengendara sepeda motor itu dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka-luka parah.
Untuk menurunkan sepeda motor itu dari atap, petugas Polresta Palangkaraya dibantu warga dan relawan Emergency Response Palangkaraya (ERP).
Sepeda motor yang mengalami kerusakan pada bagian velg dan ban depan yang bengkok kemudian dibawa ke Mapolresta Palangkaraya.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com









