BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota Banjarmasin membuka lowongan kerja bagi lulusan D3, D4 hingga S1 sederajat bidang keperawatan dan kebidanan untuk dikirim bekerja ke Jepang.
Gajinya pun lumayan besar untuk ukuran Indonesia, yaitu rata-rata Rp 20 juta per bulan.
Pendaftaran special skill worker (SWW) atau tokuteiginou ini terbuka untuk regional Kalimantan. Buruan daftar!
# Baca Juga :LOWONGAN KERJA BARU, Kemenag Bakal Terima 6.179 Orang Lulusan SMA/MA Sederajat
# Baca Juga :LOWONGAN KERJA, Pemerintah Buka 1 Juta Lebih Formasi PPPK dan CPNS 2022
# Baca Juga :HOREE Ada Lowongan Kerja Baru, Astra Honda Motor Buka Banyak Lowongan S1 Berbagai Jurusan
# Baca Juga :LOWONGAN KERJA, PT Honda Prospect Motor Bakal Terima Karyawan Baru, Buruan Daftar di Sini!
Sementara, masa pendaftaran dibuka 1 – 15 September 2022 bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Jalan Pramuka Komplek Tirta Dharma, Banjarmasin.
Untuk pengumuman lengkap dapat diakses atau diunduh ke link https://bit.ly/caregiver_japan2022 atau scan barcode pada gambar.
“Penempatan perawat lansia/caregiver di Jepang ini merupakan tindaklanjuti kesepakatan (memorandum of understanding) Pemkot Banjarmasin dengan pemerintah Jepang pada 2019 lalu,” ucap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Banjarmasin, Machli Riyadi kepada jejakrekam.com, Rabu (7/9/2022), seperti dikutip di jejakrekam.com.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Banjarmasin ini mengungkapkan penerimaan perawat lansia itu buah dari penjajakan yang dilakoni Walikota Ibnu Sina ke Jepang, beberapa waktu lalu.
“Saat itu, Pak Walikota didampingi Asisten I Doyo Pudjadi dan saya saat menjabat Kepala Dinkes Banjarmasin bertolak ke Jepang. Tentu saja, dengan terbukanya peluang kerja bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga Banjarmasin dan Kalimantan yang lulusan keperawatan atau bidan,” kata Machli.
Dia menyebut hal itu merupakan gagasan Walikota Ibnu Sina agar para bidan dan perawat regional Kalimantan bisa bekerja ke luar negeri, terkhusus ke Jepang.
“Jadi, lowongan kerja bukan hanya untuk warga Banjarmasin. Dalam regional Kalimantan, silakan saja berasal dari Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim dan Kaltara untuk mendaftarkan diri ke Dinkes Kota Banjarmasin,” tutur Machli.
Mantan Ketua Bidang Hukum Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Kalsel ini mengatakan kerjasama dengan Jepang itu merupakan strategi untuk membangun sumber daya manusia kesehatan. Terutama, bisa belajar pengalaman di negara maju sekelas Jepang.







