Gubernur Sahbirin Noor juga menginginkan Raperda APBD Perubahan tahun anggaran 2022 ini segera diselesaikan untuk mencapai mufakat, sehingga program pembangunan di Kalsel terus berjalan yang pada gilirannya untuk kesejahteraan masyarakat Kalsel.
Sementara itu, juru bicara Fraksi PKB Suripno Sumas menyatakan semua anggota DPRD Kalsel langsung membahas ABPD Kalsel Perubahaan 2022 yang baru disampaikan Paman Birin.
BACA JUGA:
Pemprov Kalsel Tangani 28.459 RTLH, Diperlukan Sinegitas, Koordinasi dan Kolaborasi
“Hari ini juga semua fraksi di dewan langsung menggelar rapat untuk membahasnya,” kata kepada wartawan usai rapat Paripurna.
Kata Suripno Sumas, dalam APBD Perubahan yang diajukan gubernur cukup banyak anggaran yang diajukan, baik menyangkut masalah kesehatan, pendidikan maupun persoalan MTQ nasional.
Catatan atau rekomendasi, lanjut dia, sudah pasti ada dari hasil pembahasan dewan tersebut yang harus ditindaklanjuti Pemprov Kalsel.
“Walaupun dalam isi raperda APBD perubahan itu nantinya ada tarik ulur, namun pada prinsipnya yang ingin dicapai mufakat, karena untuk kepentingan masyarakat Kalsel,” ujarnya.
Kalimantanlive.com/eep
editor : elpian







