TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Perdagangan atau Disdag Kalsel dan Bank Indonesia Kalsel kembali melaksanakan Launching SIAP QRIS di salah satu pasar tradisional, di Kabupaten Tabalong, Sabtu (10/9/2022).
Kepala Disdag Kalsel, Birhasani mengatakan, launching kali ini merupakan yang ke-8 dari target tujuh pasar yang ditargetkan BI di 2022.
# Baca Juga :Dewan Jadwalkan Pengesahan Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemprov ke Bank Kalsel 14 September 2022
# Baca Juga :Data Ulang Pegawai Non ASN, Pemprov Kalsel Gelar Workshop Bareng Dinas, Badan, UPTD dan Sekolah
# Baca Juga :Review Anggaran MTQ Nasional XXIX, Pemprov Kalsel Berikan Pendampingan
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Sampaikan Raperda Perubahan APBD, Sahbirin: Proyeksi Pedapatan Naik Rp1,2 Triliun
“Meskipun sudah melebihi target kita terus kembangkan ke pasar-pasar tradisional di kabupaten/kota lainnya di Kalsel, dengan semakin banyak pasar yang menerapkan QRIS tentu akan semakin baik mengingat banyak manfaatnya dalam bertransaksi,” kata Birhasani.
Selanjutnya, dikesempatan yang sama juga dilakukan peninjauan harga bahan pokok guna mengetahui secara langsung ketersediaan dan evaluasi harga bahan pokok pasca kenaikan harga BBM.
“Stok barang mereka umumnya masih stok harga lama, kecuali sayur mayur, namun demikian harga jualnya masih belum mengalami kenaikan, bahkan sebagiannya justru sudah mengalami penurunan dibanding minggu lalu, seperti telur, ayam ras, bawang merah, minyak goreng dan gula putih,” jelas Birhasani.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









