Menurutnya, gesek-gesekan kecil itu, tak berlangsung lama dan kemudian mahasiswa berangsur membubarkan diri.
“Walaupun sempat panas. Alhamdulillah aksi berlangsung aman dan kondusif, ” jelas Kapolresta Banjarmasin.
Ia memastikan jika pihaknya senantiasa memberikan ruang kepada seluruh masyarakat menyampaikan aksi seperti turun ke jalan dan sebagainya.
BACA JUGA : Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa BEM Se-Kalsel Ngotot Minta Ketua DPRD Kalsel H Supian HK Didatangkan
Selain itu, kata dia, aksi unjuk rasa dan sebagainya dilindungi Undang-Undang sehingga Polri berkewajiban mengawal aksi agar tetap berjalan sesuai koridornya.
Dalam mengamankan setiap aksi penyampaian pendapat di muka umum, Polresta Banjarmasin juga mengedepankan sikap ramah dan humanis sebagai wujud implementasi Polri yang Presisi.
“Adik-adik mahasiswa ini adalah sahabat sekaligus anak-anak yang patut kita jaga dan dilindungi,” jelas Kapolresta Banjarmasin.
Ditanya, terkait personel yang terluka, menurut Sabana itu merupakan risiko tugas dan ia meminta kepada seluruh untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik.
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh personel yang bertugas dengan baik dan tidak terpancing emosi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bernilai pahala,” tutur Kapolresta Banjarmasin.
Diketahui, dalam pengamanan ini Polresta Banjarmasin dibantu personel dari Brimob Polda Kalsel, Dit Samapta Polda Kalsel, Polres Batola, Polres Banjarbaru, Polres Banjar dan Polres Tanah Laut.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







