DPD RI Tolak Kenaikan Harga BBM, Rakyat Tambah Miskin, Habib Hamid : Kami Tak Pernah Dilibatkan

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Anggota DPD RI Utusan Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Hamid Abdullah secara tegas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi yang diumumkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

“Sebelum BBM naik pun kami menolak jika nanti ada kenaikan, ” Kata Habib Hamid kepada Kalselpos com disela sela RDP bersama DPRD Kalsel, Pemprov, Forkopimda, Mahasiswa, Ojek Online, Organda, Pertamina, Dinas Perdagangan, Pelaku Usaha dan ormas Selasa (13/9).

Menurut Habib Hamid, dirinya menolak dengan tegas kenaikan BBM saat ini mengingat dampak yang ditimbulkan serta kondisi masyarakat saat ini.

BACA JUGA :
Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa BEM Se-Kalsel Ngotot Minta Ketua DPRD Kalsel H Supian HK Didatangkan

“Kenaikan harga BBM bersubsidi sudap pasti akan menimbulkan inflasi dengan naiknya harga berbagai kebutuhn pokok, bahkan pengaruhnya merambah hampir seluruh kebutuhan masyarakat baik pangan, sandang dan papan,” ujarnya.

Habib Hamid menambahkan, pascahantaman Covid 19, kondisi masyarakat masih menghadapi situasi sulit terutama dari segi perekonomian.

“Jika harga BBM naik tentu ini tidak relevan, dan semakin menyulitkan masyarakat di tengah kondisi saat ini,” katanya.

Oleh karena, lanjut Habib Hamid, pihaknya secara kelembagaan maupun kewenangan di DPD RI akan memperjuangkan aspirasi rakyat.