BATULICIN, Kalimantanlive. com — Komunitas Pegiat Gambar (Kopi Ambar) yakin kompetensi pelaku UMKM di Kabupaten Tanah Bumbu dalam mempromosikan produknya pada platform digital semakin maju.
Hal itu disampaikan pegiat Kopi Ambar Muzakkir Munzir ketika menjadi narasumber pada program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, pelatihan pembuatan promosi produk UMKM yang diselenggarakan di studio mini lantai II Kantor Pelayanan Dispersip Tanah Bumbu, Rabu (14/9/22).
Muzakkir Munzir dalam pelatihan tersebut mengungkapkan, sangat antusias dan mensupport penyelenggarakan pelatihan inklusi sosial ini.
BACA JUGA :Sekda Ambo Sakka Serahkan Bantuan Mesin dan Alat Tangkap kepada KUB Nelayan Tanah Bumbu
BACA JUGA :
Sekda Ambo Sakka Ajak Anak-anak di Kabupaten Tanah Bumbu Rajin Gosok Gigi
“Pelatihan ini merupakan kali kedua diselenggarakan yang mana sebelumnya atensi peserta sangat tinggi,” katanya seperti dikutip radio-swarabersujud.com.
Melalui pelatihan Kopi Ambar , menurut Muzakir Munzir, pihaknya terus mengupayakan kompetensi pelaku UMKM Tanah Bumbu dalam promosi produk pada platform digital akan terus berkembang.

Sekarang eranya gawai, dimana hampir semua konsumen memanfaatkan gawai untuk berinteraksi, sehingga promosi melalui gawai dengan platform digital, menjadi sarana paling efektif.
Dengan kecanggihan teknologi, tersedianya perangkat lunak serta aplikasi yang mudah dioperasikan oleh pelaku usaha, akan membantu Pelaku UMKM untuk terus mengasah kreatifitasnya dalam menghasilkan konten yang menarik bagi audiens.
Selain itu, dengan fitur yang tersedia di android, pelaku UMKM tidak perlu harus membeli perangkat komputer yang lengkap, cukup menggunakan gadget, kendala promosi canggih sudah dapat diatasi, dan bahkan akan lebih mempermudah, simpel, dan aplikatif dalam penggunaannya.







