BANDUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Muhammad Said Fikriansyah, pemuda asal Desa Klayan, Kabupaten Cirebon disebut sebagai hacker Bjorka.
Setelah ditelusuri media ini dan bertemu, Muhammad Said Fikriansyah akhirnya angkat bicara.
“Saya bukan Bjorka, bukan hacker. Sekarang ini masih Kejar Paket C, baru 2 bulan,” kata Muhammad Said Fikriansyah, pemuda yang dituduh sebagai Bjorka, saat ditemui di kediamannya.
# Baca Juga :Puluhan Juta Data Pelanggan Indihome dan PLN Diduga Bocor, Pemerintah Lakukan Ini
# Baca Juga :Situs Pemerintah dan Swasta di Lithuania Jadi Sasaran Peretas Rusia Gara-gara Larangan Transit
# Baca Juga :Ribuan Data Pemerintah RI Diduga Bocor, Termasuk Prakerja, Pajak, Kemdikbud hingga CPNS
Diungkapkan Muhammad Said Fikriansyah, dirinya merasa aneh sebab sejak kemarin Akun Instagram miliknya ditag volt_anonym.
Seperti dikutip di CNNIndonesia.com, informasi yang menuding remaja 17 tahun itu sebagai Bjorka diungkap akun Instagram @volt_anonym. Adapun akun tersebut mengaku-ngaku sebagai hacker di Indonesia.
Berdasarkan penelusuran di akun Instagram @muhammadsaidfikriansyah, terdapat satu unggahan foto.
Said pun membantah bahwa dirinya merupakan sosok di balik nama Bjorka seperti yang disangkakan akun Instagram @volt_anonym.
Said yang merupakan warga Gang Kebantengan Kelurahan Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon mengaku kaget atas tuduhan yang mengarah kepadanya.
“Saya enggak tahu Bjorka, tapi malah dituduh sebagai Bjorka,” kata Said di Cirebon, Rabu (14/9/2022).
Said sempat menempuh pendidikan di SMK Wahidin. Namun, ia pindah ke paket C untuk belajar editing video.
“Saya bukan Bjorka, bukan hacker. Sekarang ini masih kejar paket C, baru 2 bulan. Ngedit video buat asah keahlian,” ucapnya.
Padahal, Said mengaku sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk meretas.
“Saya tidak punya kemampuan buat ngehack seperti apa yang dituduhkan sekarang,” ucapnya.
Dia pun sudah menghubungi Polres Cirebon Kota untuk meminta pendampingan dan menyampaikan klarifikasi atas informasi yang mendiskreditkan namanya.
“Tadi jam 11 siang saya kontak ke Polres Cirebon Kota. Jadi nanti saya bakalan cerita-cerita ke Polres,” kata dia.
Belakangan ini, peretas Bjorka menyerang sejumlah situs pemerintahan. Dia menjual data hasil pembobolan sejumlah situs pemerintah di internet.
Salah satu kebocoran data yang menggemparkan publik adalah terkait surat-surat Presiden Jokowi. Bjorka mengklaim telah mengantongi surat-surat dari BIN ke Jokowi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, klaim itu dibantah BIN.
Dedi juga merespons pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang mengungkapkan hacker Bjorka sudah teridentifikasi oleh BIN dan Polri.
“Tim gabungan masih bekerja,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022).










