Bjorka, di situs BreachForums, menyebut tudingan ini sebagai informasi yang salah.
“A hacker wannabe also provided this misinformation on instagram (@volt_anonym). Even though i never had a tiktok and instagram account. Lol (seseorang yang pengen jadi hacker juga memberikan informasi palsu di Instagram. Walau saya tak pernah punya akun TikTok dan Instagram. Lol),” tulis Bjorka.
Pemuda Madiun
MAH (21) ditangkap kepolisian tim Cyber Crime Bareskrim Polri di tempat kerjanya, sebuah toko waralaba es di Madiun, Rabu (14/9) malam. Saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan dengan statusnya masih sebagai saksi.
Terlepas dari itu, MAH tak punya perangkat komputer di rumahnya dan cuma memiliki sebuah ponsel hasil menabung berbulan-bulan.
“Komputer tidak punya, tidak ada komputer,” kata S (48), ibu kandung MAH, di rumahnya, Madiun, Kamis (15/9).
“Tidak punya komputer, hanya ponsel satu itu di tangan,” imbuh dia.
MAH, kata S, merupakan lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dua tahun lalu. Setelah itu, ia langsung melamar kerja di salah satu kios es waralaba lokal di Madiun dengan gaji Rp700 ribu per bulan.
Bjorka juga berceloteh bahwa pemuda ini adalah korban salah informasi dari sebuah platform intelijen darkweb, Darktracer.
“This child has now been arrested and is being interrogated by theindonesian government. For dark tracer, it’s your sin to have given wrong information to a bunch of idiots (Anak ini sekarang telah ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia. Untuk dark tracer, memberikan informasi yang salah kepada sekumpulan idiot adalah dosa, red),” tulisnya lagi di situs Breached.to, Kamis (15/9).
Dengan segala indikasi itu, termasuk kicauan Bjorka di saat tudingan dan penangkapan itu terjadi, pakar siber Teguh Aprianto mengaku ragu bahwa keduanya merupakan sosok diduga Bjorka atau setidaknya terkait Bjorka.
“> Mahfud: Bjorka sudah berhasil diidentifikasi > Seorang pemuda di Madiun ditangkap > Sementara itu orangnya barusan masih bisa bikin thread terus ngeledekin pula. Korban salah tangkap lagi nih?” kicaunya di akun Twitter @secgron.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com









