BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdag Kalsel) kembali melaksanakan pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi harga bahan pokok pasca kenaikan harga BBM, Banjarmasin, Kamis (15/9/2022).
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani mengatakan, meskipun hingga saat ini belum ada kenaikan harga dibahan pokok karena umumnya barang yang dijual merupakan stok lama, pasar murah ini merupakan antisipasi jika ada kenaikan harga.
# Baca Juga :Revolusi Mental Ala Pemprov Kalsel, Ada Lima Gerakan yang Perlu Diterapkan
# Baca Juga :DPRD Kalsel Setujui Perda Penambahan Modal Pemprov Kalsel ke Bank Kalsel Sebesar Rp 291 Miliar
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Canangkan Imunisasi PCV, 23.331 Bayi Siap Diberikan Vaksin Gratis
# Baca Juga :Data Ulang Pegawai Non ASN, Pemprov Kalsel Gelar Workshop Bareng Dinas, Badan, UPTD dan Sekolah
“Kita melibatkan semua SKPD terkait dan para pelaku usaha untuk mendukung kegiatan pasar murah yang merupakan arahan langsung dari gubernur Kalsel,” kata Birhasani.
Selain itu, Birhasani mengatakan, pasar murah yang dilaksanakan hinggu Desember mendatang juga tetap diselenggarakan di tiga daerah pencatatan inflasi yaitu Banjarmasin, Tabalong dan Kotabaru.
“Kabupaten/kota lainnya meskipun bukan sampel pencatatan inflasi kita juga akan melaksanakan pasar murah minimal dua kali hingga Desember mendatang,” ujar Birhasani.
Birhasani menyampaikan, kegiatan pasar murah pengendalian inflasi seperti ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah provinsi, tapi juga juga pemerintah kabupaten/kota dalam membantu menyejahterakan masyarakatnya.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










