DKP Kalsel Jual Ikan Haruan untuk Tekan Inflasi, Wahdah: Karena Merupakan Primadona

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk menekan inflasi di Kalimantan Selatan (Kalsel), Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar pasar murah di 13 kabupaten dan kota yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan atau Disdag Kalsel bekerjasama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalsel.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalsel pun turut ambil bagian dengan menjual berbagai ikan, seperti ikan gabus (haruan), ikan papuyu, ikan nila, dan ikan lele.

# Baca Juga :Revolusi Mental Ala Pemprov Kalsel, Ada Lima Gerakan yang Perlu Diterapkan

# Baca Juga :Data Ulang Pegawai Non ASN, Pemprov Kalsel Gelar Workshop Bareng Dinas, Badan, UPTD dan Sekolah

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Canangkan Imunisasi PCV, 23.331 Bayi Siap Diberikan Vaksin Gratis

# Baca Juga :DPRD Kalsel Setujui Perda Penambahan Modal Pemprov Kalsel ke Bank Kalsel Sebesar Rp 291 Miliar

Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono diwakili Kepala Bidang Budidaya Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Kalsel, Wahdah dalam kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya kali ini menyiapkan 50 kg ikan segar, papuyu dan haruan.

“Haruan kita jual Rp35 ribu per kg dan papuyu Rp50 ribu per kg, untuk ikan dengan bumbu siap saji, nila Rp20 ribu per ekor dan Lele Rp10 ribu per ekor. Sebelumnya telah kita subsidi Rp10 ribu dari harga aslinya,” kata Wahdah, Banjarmasin, Kamis (15/9/2022).

Wahdah mengaku senang bisa turut membantu masyarakat menarik minat untuk membeli ikan, diapun mengakui bahwa ikan yang dibawa masih kurang.

“Dipilihnya ikan haruan ini untuk menurunkan inflasi, karena kita tahu bahwa ikan haruan merupakan primadona perikanan untuk inflasi ikan tawar makanya di 10 kabupaten/kota kita siapkan ikan haruan,” ucap Wahdah.

Kegiatan pasar murah akan diadakan sebanyak 22 kali, yang mana untuk kabupaten/kota tinggi inflasi seperti Kotabaru, Tabalong dan Banjarmasin akan diadakan sekali setiap bulan selama empat bulan.

“Selebihnya untuk kabupaten/kota lainnya hanya sekali dengan total keseluruhan 22 kali,” tambah Wahdah.

Wahdah pun berharap, diadakan pasar murah ini dapat meningkatkan kegemaran masyarakat untuk makan ikan, baik untuk pertumbuhan keluarga.(*/kalimantanlive.com)

editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id