TRAGIS! ABG di Medan Ini Diperkosa, Dijual Keluarga, Terjangkit HIV hingga Alami Gizi Buruk

MEDAN, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang perempuan belia berinisial JA memiliki jalan hidup yang teramat pahit.

Bocah berusia 12 tahun yang tinggal di Medan, Sumut ini, sebelumnya diperkosa ayah tiri, kemudian dijual kerabatnya ke lelaki hidung belang dan dinyatakan positif terinfeksi HIV.

# Baca Juga :Guru Agama PNS di Jateng Cabuli 45 Siswi dan Perkosa 10 Lainnya, Disebut Pembina OSIS Hiperseksual

# Baca Juga :BCL Tewas Usai Diperkosa oleh Tetangga, Sang Ayah Histeris Lihat Kondisi Korban

# Baca Juga :Dapat Bocoran Motif Kasus Brigadir J, Mahfud: Ada Spekulasi Perselingkuhan Empat Segi dan Perkosaan

# Baca Juga :Ibu di Tanah Bumbu Bongkar Kasus Perkosaan Menimpa Putrinya hingga Hamil, Remaja Ini Ditangkap Polisi

Menurut pengakuan David Andreas dari DPP Persatuan Tionghoa Demokrat Indonesia (Pertidi), organisasi yang mendampingi korban, kasus ini diketahui setelah korban menjalani pemeriksaan medis yakni endorse dan darah.

Dari situ lalu diketahui korban terjangkit penyakit mematikan HIV.

Korban, kata David Andreas, juga diduga menjadi korban human trafficking yang dilakukan oleh orang dekatnya selama bertahun-tahun.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan laporan bernomor STTLP/2716/VIII/2022/SPKT/Polrestabes Medan tertanggal 29 Agustus 2022.

“Untuk sementara tiga orang (dilaporkan) dan kita tunggu perkembangan pemeriksaan dari Poltabes (Polrestabes Medan),” katanya, ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (15/9/2022) sore.

David menjelaskan, korban beberapa kali dipaksa melayani pria. Korban tidak menerima uang hasil prostitusi. Uang itu diduga dibawa oleh pelaku.

Diketahui juga bahwa korban selama ini tinggal di rumah neneknya karena kedua orangtuanya sudah bercerai.

David menambahkan, dalam kasus ini, pihaknya bekerjasama dengan Kantor Hukum CN Lustitia untuk mencari keadilan bagi korban.

Korban yang kini mengalami trauma telah didampingi penasehat hukum Arianto Nazara dan Eben H Zebua.

“Kita berharap kasus ini diungkap. (Kondisi korban) Sudah membaik. Dia sedikit trauma sehingga dia masih belum cerita sama siapa saja,” katanya.

Diperkosa dan dijual keluarganya

Seperti dikutip dari kompas.com, perempuan JA awalnya hidup berdua dengan ibunya hingga usia 7 tahun.

News Feed