BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menghemat pengeluarkan dana untuk pembelian BBM sekaligus tampil gaya.
Supervisor Hyundai Eko Sriyadi mengatakan mobil listrik terbaru keluaran Hyundai IONIQ 5 mampu menempuh jarak 350 sampai 370 kilometer dalam sekali pengisian daya.
“Biaya charger mobil listrik ini sangat murah, yaitu kisaran Rp 1.600 an per KWH, maka untuk mengisi mobil listrik IONIQ 5 yang memiliki kapasitas baterai kisaran 52 KWH hanya sekitar Rp 86 ribuan,” katanya, kepada kalimantanlive.com.
BACA JUGA: RESMI Diluncurkan Mobil Listrik Pertama Buatan Indonesia Hyundai Ioniq 5, Segini Harganya
Diketahui, Pabrikan Hyundai telah mengeluarkan mobil listrik dengan dua jenis tipe mobil, keluaran pertama Kona Electric dibandrol kisaran Rp 715 juta, dan Hyundai IONIQ 5 berkisaran Rp 900 juta.
Hyundai Ioniq 5 merupakan mobil listrik pertama buatan dalam negeri. Mobil listrik ini diluncurkan pertengahan Maret 2022 lalu oleh Presiden Jokowi.

Eko mengatakan mobil listrik modalnya boleh dikatakan mahal, tetapi kelebihannya dari sisi perawatan jauh lebih hemat.
“Biaya perawatan juga lebih hemat karena tidak ada komponen yang perlu diganti secara rutin seperti oli, filter udara dan filter oli yang harus diganti secara berkala,” ujarnya.
Berdasarkan spesifikasi, sambung Eko, mobil dengan teknologi listrik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan mobil konvensional yang masih menggunakan BBM.
“Karena transportasi listrik ini pengisian daya dari nol sampai penuh juga lebih murah, ketimbang pengisian bensin yang mencapai ratusan ribu,” jelas Eko.
Menurut Eko, di Kalimantan Selatan mobil listrik sudah hadir sejak tahun 2021.
“Sejak ada kenaikan BBM ini membuat peminat mobil listrik juga meningkat, karena ini tidak bergantung kepada bensin,” katanya.
Dia menyebutkan berdasarkan data yang pihaknya miliki, penjualan mobil listrik, telah laku terjual kisaran 20 unit untuk wilayah Kalsel.
Khusus Hyundai Ioniq 5, jelas Eko, memiliki keunggulan jarak tempuh, yakni 350 sampai 370 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Sedangkan biaya isi daya juga sangat murah, yaitu kisaran Rp 1.600 an per kWh.
Untuk mengisi mobil listrik IONIQ 5 yang memiliki kapasitas baterai kisaran 52 kWh hanya sekitar Rp 86 ribuan.
Dia menambahkan, sedangkan dari rata-rata pemakaian dalam kota sekitar 50 Km sampai 100 Km per hari.
“Jenis mobil listrik Hyundai IONIQ 5, pemesanan mobil tersebut harus menunggu kisaran 5 bulan sampai 6 bulan. Karena stok barang masih belum banyak tersedia di sini,” ungkapnya.
Kalimantanlive.com/ilham
editor : elpian








