Harga BBM Naik, Masyarakat Beralih Pakai Transportasi Listrik, Sepeda hingga Mobil Jadi Pilihan

Senada dengan penjualan mobil listrik di Banjarmasin, Supervisor Hyundai, Eko Sriyadi, menyatakan di Kalsel mobil listrik sudah hadir sejak tahun 2021.

“Sejak kenaikan BBM ini membuat peminat mobil listrik juga meningkat, karena ini tidak bergantung kepada bensin,” kata Eko.

Adapun dari jumlah data pihaknya, pembeli mobil listrik telah laku terjual kisaran 20 unit untuk wilayah Kalsel.

BACA JUGA:
BEM se-Kalsel Gelar Aksi Jilid II di DPRD, Tolak Kenaikan Harga BBM dan Kritisi Kasus HAM

Menurutnya, mobil listrik modalnya dikatakan mahal, tetapi untuk dari sisi perawatan jauh lebih hemat.

“Biaya perawatan juga lebih hemat karena tidak ada komponen yang perlu diganti secara rutin seperti oli, filter udara dan filter oli yang harus diganti secara berkala,” ujarnya.

Spesifikasi beberapa keunggulan mobil listrik sendiri, memiliki beberapa keunggulan dibandingkan mobil konvensional yang masih menggunakan BBM.

“Karena transportasi listrik ini pengisian daya dari nol sampai penuh juga lebih murah, ketimbang pengisian bensin yang mencapai ratusan ribu,” jelas Eko.

Terbaru, mobil listrik keluaran terbaru kini IONIQ 5 mampu menempuh jarak 350 sampai 370 kilometer dalam sekali pengisian daya.

“Biaya charger mobil listrik ini sangat murah, yaitu kisaran Rp 1.600 an per kWh, maka untuk mengisi mobil listrik IONIQ 5 yang memiliki kapasitas baterai kisaran 52 kWh hanya sekitar Rp 86 ribuan,” imbuhnya.

News Feed