JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah elite Partai Demokrat dan PDIP terlibat aksi saling sindir dan menuding masing-masing pihak telah melakukan praktik kecurangan dalam Pemilu 2024 dan Pilpres 2024.
Ketegangan antara keduanya buntut penggalan pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang bocor dan tersebar di media sosial.
Di hadapan para kader Rapimnas, SBY berkata dirinya mendapat informasi terkait upaya sejumlah pihak agar Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan capres-cawapres. Hal itu konon akan diwujudkan dengan menjegal sosok tertentu untuk maju bursa pencalonan.
# Baca Juga :Keluar Gedung KPK, Teriakan ‘Anies Presiden’ Menggema, Gubernur DKI Bikin Terang Kasus Formula E
# Baca Juga :Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Harapkan JMSI Jadi Mitra Strategis Pemerintah Jaga Ekosistem Pers
# Baca Juga :The Jak Minta JIS Jadi Kandang Persija, Ini Jawaban Anies Baswedan
# Baca Juga :Serahkan Kurban di JIS, Warga Teriakkan “Presiden” ke Anies Baswedan
Seperti dikutip di CNNIndonesia.com, SBY mengaku juga akan turun tangan sebab Pemilu dan Pilpres 2024 akan diwarnai kecurangan dan ketidakadilan.
Sementara itu ditempat lain, Kepala Bappilu DPP Demokrat Andi Arief mengunggah foto Anies Baswedan bertemu dengan tiga ketua umum partai politik yang tengah menjajaki koalisi menghadapi Pilpres 2024.
Dalam foto yang diunggah, Anies Baswedan tengah bersama Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum PKS Ahmad Syaikhu, Ketum NasDem Surya Paloh serta Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
“Kita tidak tahu doa siapa yang akan diterima langit,” tulis Andi seraya mengunggah foto Anies di akun Twitter @andiarief_, Minggu (18/9).
Andi mengatakan momen tersebut diambil di acara pernikahan anak dari kader Partai NasDem Sugeng Prawoto. Acara tersebut dihelat pada Minggu malam (18/9/2022).
Diketahui, Partai Demokrat, PKS dan NasDem tengah menjajaki kemungkinan berkoalisi menghadapi Pilpres 2024 mendatang. Petinggi masing-masing partai sudah saling bertemu.
Tiga partai tersebut juga menyambut Anies Baswedan ketika menyatakan siap menjadi calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan bahwa sikap Anies itu sejalan dengan keinginan kader partainya yang tercetus dalam Rakernas 2022.
Dalam Rakernas itu, nama Anies menjadi salah satu dari tiga nama bakal capres yang berpeluang diusung NasDem di Pilpres 2024.
Meski demikian, Willy menyatakan keputusan terkait nama capres yang bakal diusung NasDem akan diputuskan oleh Ketua Umum Surya Paloh.
“NasDem kan sudah mencalonkan Pak Anies, hasil keputusan Rakernas. Tentu ini gayung bersambut, kesiapan NasDem tentu akan sudah dicalonkan oleh NasDem keputusan Rakernas itu ada responsnya,” ujar Willy saat dihubungi, Jumat (16/9).
Kader Partai Demokrat juga mengidamkan Anies diusung bersama AHY di Pilpres 2024. DPD Demokrat DKI Jakarta berharap DPP mengutamakan Anies dan AHY untuk diusung di pilpres mendatang.
Ketua DPP PKS Ahmad Mabruri turut merespons positif. Menurutnya, PKS terbuka jika Anies membutuhkan partai politik untuk menjadi calon presiden.
“Peluang masih selalu ada. Buat capres lain juga tentu kita tidak menutup komunikasi,” kata Ahmad kepada CNNIndonesia.com, Jumat (16/9).
Editor : NMD/Kalimantanlive.com







