JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Brebes, Jawa Tengah. Dilaporkan belasan mobil terlibat dalam kecelakaan beruntun itu.
“Anggota sedang di TKP,” ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudussy, seperti dikutip dari detikJateng, Minggu (18/9/2022).
Kecelakaan itu terjadi pukul 14.00 WIB. Lokasi kecelakaan tepatnya di ruas Jalan Tol Rusa Pejagan-Pemalang Km 253A, termasuk Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Informasi yang diterima tribunjateng.com dari kepolisian, total kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun berjumlah 13 unit.
Titik kecelakaan berada di KM 253A, Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
# Baca Juga :Kecelakaan Maut Bekasi Tewaskan 10 Orang, KNKT: Gara-gara Sopir Konteiner Kebingungan
# Baca Juga :FAKTA-FAKTA Kecelakaan Maut Cianjur Tewaskan 6 Orang, Ayah danAanak Selamat Berkat Pangkas Rambut
# Baca Juga :FAKTA-FAKTA Kecelakaan Maut di Cibubur, dari 11 Orang Tewas, Pertamina Siap Ganti hingga Sopir Angkot Gemetaran
# Baca Juga :Kecelakaan Maut di Kota Banjarbaru, Motor vs Mobil Seorang Kakek Tewas
Kepala Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan kecelakaan beruntun yang melibatkan belasan kendaraan itu diduga karena jalan tertutup asap pembakaran lahan oleh warga di pinggir tol.
“Kecelakaan lalu lintas beruntun yang terdiri dari 13 kendaraan bermotor. Korban meninggal dunia satu orang,” kata Iqbal dalam keterangannya, Minggu (18/9), seperti dikutip di CNNIndonesia.com.
Korban meninggal dalam insiden ini merupakan anak dari Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto.
Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana.
“Betul,” kata Ketut.
Sementara berdasarkan keterangan tertulis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kecelakaan beruntun itu terjadi karena asap pembakaran lahan menutup ruas jalan tol tersebut.
Insiden bermula saat sejumlah kendaraan melintas di ruas tol tersebut menuju ke arah Semarang. Kemudian, kendaraan yang berada di paling depan terhalang pandangannya akibat asap.
Pengemudi kemudian melakukan rem mendadak yang mengakibatkan kendaraan di belakangnya saling menabrak.
“Indikasi awal kejadian diakibatkan karena salah satu kendaraan pribadi (SUV) paling depan melintas TKP terhalang pandangan akibat asap pembakaran lahan oleh warga,” kata Kemenhub melalui keterangan tertulis.







