BALIKPAPAN, KALIMANTANLIVE.COM – Lima orang meregang nyawa setelah kecelakaan beruntun terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (20/9) sekitar pukul 23.00 Wita.
Kecelakaan maut yang melibatkan truk dengan dua mobil penumpang dan motor terjadi di Jalan Soekarno Hatta KM 24, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara,
# Baca Juga :Naik Honda Civic, Anak Jamintel Kejagung Tewas dalam Kecelakaan Beruntun 13 Mobil Tol Pejagan
# Baca Juga :Kecelakaan Beruntun Libatkan 17 Kendaraan di Tol Cipularang, Polisi Ungkap Penyebabnya
# Baca Juga :8 Mobil Rombongan Kemenhut Terlibat Kecelakaan Beruntun di A Yani Km 29 Banjarbaru, Begini Kondisinya
# Baca Juga :2 Truk dan Pikap Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan A Yani Km 25 Kota Banjarbaru, Ini Kata Polisi
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani, mengatakan sebelum kecelakaan beruntun terjadi, lebih dulu terjadi kecelakaan antara mobil Toyota Etios Valco nopol KT 1039 CM dengan Pikap Grandmax nopol KT8790QS. Mobil Toyota Etios membawa enam penumpang, sementara mobil pikap membawa tiga penumpang.
Setelah terlibat kecelakaan, kedua belah pihak sepakat berhenti dan parkir di bahu jalan di dekat PT Superkrane Mitra Utama, Kilometer 24. Kemudian pengemudi dan penumpang keluar dari kendaraan dan melakukan mediasi di bahu jalan.
“Beberapa saat kemudian dari arah Balikpapan menuju Samarinda datang truk nopol S 9129 UZ bermuatan Excavator kehilangan kendali karena menghindari kendaraan yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya, seperti dikutip di apahabar.com.
Truk pun oleng ke kiri dan menabrak beberapa orang yang berdiri di bahu jalan tersebut. Truk juga menabrak mobil Toyota Etios hingga terdorong ke arah berlawanan.
Dalam kejadian tersebut, lima orang meninggal dunia: empat penumpang Toyota Etios bernama Munawaroh, Murti Ningsih, Nur Natani Azaria dan Kanza Azakia, lalu satu pengemudi pikap Grandmax bernama Andry.
Tidak hanya itu, satu orang mengalami luka berat atas nama Rokhman, sedangkan lima lainnya luka ringan.
“Ini kami masih di lapangan, Pak,” tutur Ropiyani.
Para korban dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Baliikpapan untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com










