Sadiq menambahkan, bagi driver ojek online yang ingin mendapatkan voucher Pertalite Rp 20 ribu dari Partai Ummat, dipersilahkan datang langsung ke tempat pembagian di Depot Naila saat acara berlangsung.

Bakti Sosial Partai Ummat Kota Banjarmasin membagikan voucher Pertalite kepada driver ojek online Banjarmasin, Rabu (21/9/2022) sore.
“Selain salah satu bentuk protes akibat kenaikan BBM, dalam kesempatan ini kami juga mengajak semua elemen masyarakat dengan di mulai nya tahapan pemilu 2024 semoga wilayah kalimantan selatan khusus kota banjarmasin bisa aman, damai dan kondusif,” kata Sadiq Thalib
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM dan harga baru BBM itu langsung diberlakukan di tanah air.
Harga Pertalite dari yang saat ini hanya Rp 7.650 per liter naik menjadi Rp 10.000 per liter. Harga solar subsidi R 5.150 per liter naik menjadi Rp 6.800 per liter.
Sedangkan harga BBM Pertamax juga mengalami kenaikan dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter
Kenaikan harga BBM mendapat protes dari berbagai kalangan di tanah air mulai mahasiswa, kalangan ojek online hingga buruh, termasuk di Kota Banjarmasin.
Bahkan dalam dua pekan terakhir, Kantor DPRD Kalsel menjadi sasaran aksi demo penolakan kenaikan harga BBM baik dari kalangan mahasiswa seperti PMII, HMI, LSISK, BEM se-Kalsel hingga kalangan buruh.
Kalimantanlive.com/eep
Editor :elpian







