Driver Ojol Banjarmasin Keluhkan Pertalite Lebih Boros dan Cepat Habis, Singgung Kualitas BBM

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Sejumlah driver ojek online (Ojol) di Kota Banjarmasin menuding, pascakenaikan harga, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite saat ini lebih boros dan cepat habis saat dipakai.

Seorang pengemudi ojol yang biasa ngetem di Duta Mall Banjarmasin, Dito menyebut jika Pertalite lebih boros karena masalah takaran di SPBU.

“Saya merasakan itu, sebagai contoh saya biasanya beli 1 liter bisa dipakai untuk perjalan 20 kilometer. Sedangkan setelah dinaikkan harganya ini saya beli 1 liter hanya tembus jarak 15 kilometer sudah habis,” ujar Dito, Kamis (22/9/2022).

BACA JUGA :

Dia mengakui kualitas maupun spesifikasi setiap kendaran memang beda dalam penggunaan BBM, namun pemborosan BBM jenis Pertalite tersebut dirasakan semua masyarakat seluruh Indonesia.

“Bahkan kita punya grup di Facebook khusus ojol dan semuanya mengatakan jadi lebih boros, jadi giman aneh kan, masa kalo dibilang itu masalah setiap motor atau kendaraannya tapi kok semu merasakan? menurut saya itu tidak berpengaruh,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan oleh driver mobil dari ojol grab, Roni bahwa dirinya pun membandingkan dengan tarif aplikasi, bahwa pemborosan juga dirasakannya.

“Mungkin karena kita sebagai driver mobil kalo mengukur gak bisa membuktikan merasa cepat habis atau apa, tapi kalo melihat tarif aplikasi itu berasa juga borosnya,” ujar Roni.

Ia memperkirakan dalam sehari dirinya sering melakukan pengisian sebesar 200 ribu dengan volume 20 liter.

Namun hal tersebut dalam dua hari pemakaian berlaku sudah habis.

“Pemakaian paling dua hari biasanya 150 habis tapi sekarang untuk habis dua hari saya belinya 230 ribu jadi memang boros,” jelasnya.