Untuk itu pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan pendataan anak stunting di Banjarmasin.
“Kalau data sudah beririsan, berarti sudah dilakukan intepresi dengan SKPD di lingkungan Pemko Banjarmasin,” ucapnya.
Kemudian, disasar juga seperti pasangan usia subur yang memiliki bayi dua tahun, ibu hamil, dan calon pengantin.
BACA JUGA :
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Ucapkan Selamat ke Warga Binaan Lapas yang Dapat Remisi Kemerdekaan
Hal itu guna dilakukan arahan terkait pencegahan keluarga beresiko stunting.
Menurut dia, data terbanyak anak stunting diraih oleh Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan dengan jumlah sebanyak 155 anak.
“Untuk anak stunting, dilakukan pendampingan selama beberapa bulan diberikan asupan makanan bergizi, dan jika ada mengalami penyakit kronis akan diberi rujukan ke fasilitas kesehatan lainnya,” pungkas Helfi.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







