BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin dan Wakilnya Wartono SE mengadakan dialog dan audiensi dengan warganya di Aula Kantor Kecamatan Landasan Ulin, pada Kamis (22/09/2022).
Kegiatan itu dilakukan untuk mengeratkan hubungan dengan masyarakat serta sarana memberikan informasi dengan terjadinya dialog kedua belah pihak.
Audiensi kali ini berfokus pada warga, tokoh masyarakat, serta kepala sekolah SD dan SMP lingkup Kecamatan Landasan Ulin.
# Baca Juga :Pemko Banjarbaru Gelar Rapat: 8 Draf Kebijakan Sanitasi di Setujui
# Baca Juga :Demi Perbaikan Layanan Disabilitas, 4 Orang Teman Tuli Banjarbaru Kunjungi Perpustakaan Palnam,
# Baca Juga :Banjarmasin dan Banjarbaru Hujan Petir & Angin Kencang, BMKG Rilis Cuaca Ekstrem di Seluruh Indonesia
# Baca Juga :Demi Kesejahteraan Masyarakatnya, Kota Banjarbaru Bakal Gelar REGSOSEK 2022
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin menyampaikan berbagai program Pemko Banjarbaru yang menunjang kesejahteraan masyarakat, mulai dari program beasiswa, RT Mandiri, Urban Farming, dan Home Care.
Aditya juga menuturkan bahwa pembangunan di Kota Banjarbaru akan terus meningkat seiring dengan pindahnya Ibu Kota Kalimantan Selatan ke Banjarbaru.
Ia juga menuturkan mengenai rancangan anggaran untuk pembangunan di tahun yang akan datang, mulai dari pengalokasian dana untuk penanggulangan banjir serta tata kelola kota.
“Insya Allah pada tahun 2023, kita mengalokasikan APBD Kota Banjarbaru sebanyak 70 Milyar lebih untuk penanganan banjir di Kota Banjarbaru,” katanya.
Orang nomor 1 di Kota Banjarbaru ini berharap seluruh pihak baik pemerintahan maupun masyarakat dapat mendukung terlakasananya pembangunan, agar dapat mewujudkan Banjarbaru yang JUARA.
Dalam dialog dengan masyarakat kali ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru.
Para Narasumber menjelaskan mengenai program Home Care, yaitu program Pemko Banjarbaru berupa bantuan sosial kepada masyarakat miskin, lansia, serta disabilitas.
Home Care sendiri memberikan pelayanan berupa pemberian makanan gratis, bantuan sembako bulanan, serta pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono berharap dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa menggunakannya dengan baik.
Selain itu ia sampaikan bahwa peran RT/RW dapat melaporkan ke puskesmas atau kelurahan ketika memang ada warga yang membutuhkan bantuan Home Care tersebut.
“Harapan kami yaitu peran serta dari tokoh masyarakat, RT, RW, bisa melaporkan setidaknya kalau tidak tahu kemana bisa ke puskesmas atau kelurahan,” ucapnya.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










