Kupas Kunci Sukses UMKM Banjarmasin, JNE Gelar JNE Ngajak Online Goll..Aborasi Bisnis Online 2022

Founder Rumah Kreatif dan Pintar, Muhammad Aripin menyatakan pentingnya keterlibatan anak muda untuk memproduksi konten yang menarik di media sosial.

“Usia boleh tua, namun UMKM perlu kesiapan untuk melek digital berdampingan dengan generasi yang lebih muda,” kata founder Rumah Kreatif dan Pintar yang bergerak pada bidang sociopreneur dengan produk handicraft, kuliner, anyaman, hingga bengkel.

Menurut Aripin, pegiat UMKM perlu memahami, bahwa berbicara bisnis online tidak hanya konten visual yang harus dimaksimalkan, namun secara deskripsi juga harus jelas.

BACA JUGA :
Melatih Strategis Bisnis, Himabi Fisip ULM Banjarmasin Gandeng UMKM Gelar Acara Adbis Day 6.O

Berbisnis di kanal digital, kata Aripin, tidak hanya soal visual atau estetika.

“Kemampuan untuk menjelaskan produk atau layanan bisnis juga diuji dengan memproduksi copywriting yang dikemas dengan gaya bahasa dan susunan yang menarik,” ujarnya.

Dia menambahkan, berbisnis sociopreneur tak lepas dari berbagai tantangan, salah satunya adalah mengelola SDM (Sumber Daya Manusia).

Berangkat dari keprihatinan atas komunitas marginal yang sulit terserap tenaga kerja, Aripin memaparkan, dirinya rutin menjalin MoU atau kerja sama dengan sejumlah mitra strategis, mulai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dan Balai Pemasyarakatan untuk mengelola SDM eks narapidana hingga kaum disabilitas.

Sementara itu, Owner ABBA Cokelat Bobby Bahrul Imm selaku narasumber webiner, mengatakan tren di media sosial yang tak henti bertransformasi menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis UMKM.

“Kami sempat terlambat untuk beradaptasi, namun yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, berfikir keras, berinovasi, dan mampu menyesuaikan tren yang sedang berlangsung,” jelasnya.