PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Maling di Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai ketagihan membobol sekolahan, dan hingga saat ini sudah beberapa sekolahan yang kehilangan barang berharganya.
Terbaru aksi maling ini membuat SMPN 2 Jorong, Tanahlaut mengalami kerugian besar, karena barang-barang fasilitas sekolah raib.
Seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id, Rabu (28/9/2022), dua sekolah di Kecamatan Pelaihari juga mengalami kerugian akibat kemalingan, sekitar dua pekan lalu.
# Baca Juga :Resahkan Warga 2 Desa, Maling di Tanahlaut Ini Sikat Puluhan Karung Gabah di Pabrik Penggilingan
# Baca Juga :2 Maling Bobol Bengkel di Kuin Cerucuk Banjarmasin, Beraksi Rusak Gembok Pintu
# Baca Juga :TEREKAM CCTV, Aksi Maling Sikat Uang Rp 2 Juta dan Rokok di Warung di Tjilik Rwitu Palangkaraya
# Baca Juga :TRAGIS! Bobotoh Persib Dipukuli di GBLA, Wajah Lebam, Tinggal Kolor & Diteriaki Maling
Dua sekolah tersebut yakni SDN Pabahanan di Kelurahan Pabahanan dan SMPN 3 Pelaihari di Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari, Tanahlaut.
Kedua sekolah tersebut sama-sama berada di kawasan jalan poros atau Jalan A Yani.
Bedanya, gedung SMPN 3 Pelaihari agak jauh dari jalan raya sekitar 100 meter dan akses masuknya juga bisa dari jalan poros Desa Pemuda.
Di SMPN 3 Pelaihari ini lebih dulu kebobolan.
Namun, beberapa hari setelahnya, SDN Pabahanan giliran berikutnya digerayangi tangan-tangan jahil.
Jejak pembobolan yang dilakukan pelaku sama yakni merusak pintu, diperkirakan menggunakan linggis.
Setelah itu masuk ke ruangan dan membawa kabur barang-barang berharga terutama komputer dan sejenisnya serta perangkat pendukung lainnya.
Dikonfirmasi via telepon, Kepala SDN Pabahanan Hariwidiansyah membenarkan insiden tersebut.
“Ya benar sekolahan kami juga kecurian,” ucapnya.
Ia menuturkan sekolah yang dipimpinnya tersebut kemalingan pada 14 September lalu.
“Pencurinya masuk ke ruangan dengan cara merusak pintu. Lalu mengambil barang-barang berharga yang ada,” paparnya.







