KALIMANTANLIVE.COM – Hati kesal karena tertipu produk palsu sering dialami konsumen saat membeli madu.
Pasalnya, kosumen kebanyakan tidak bisa mengenali mana madu yang benar-benar asli, mana yang campuran atau palsu 100 persen.
Nah, diartikel ini konsumen akan diberikan ilmu untuk membedakan mana madu asli dana mana madu palsu.
# Baca Juga :Keju Memang Lezat dan Bergizi tapi Perlu Diingat Konsumsi Berlebihan Bisa Sebabkan Penyakit
# Baca Juga :Yuk Bikin Mochi ala Korea yang Kenyal dan Legit, Begini Resep Chapssaltteok
# Baca Juga :Kenali Makanan Sehat Khas Vietnam yang Diklaim Tingkatkan Imunitas
# Baca Juga :Vlogger Kuliner dan Chef ini Prediksi Makanan Praktis dan Higienis Jadi Tren di 2022
Seperti dikutip di CNNIndonesia.com, madu dikenal akan manfaatnya bagi kesehatan tubuh karena mengandung banyak nutrisi penting di dalamnya.
Seperti kandungan antioksidan yang berupa polifenol dan flavanoid yang dapat mengatasi peradangan hingga vitamin dan mineral yang berperan dalam membangun sistem kekebalan tubuh.
Namun sayang, keberadaan pedagang “nakal” yang menjual madu palsu di pasaran jelas sangat merugikan masyarakat.
Tidak ada manfaat dari madu yang dapat dirasakan ketika mengonsumsinya. Sebab, madu palsu kebanyakan terbuat dari pemanis lain seperti gula yang bisa memberikan rasa manis saja.
Madu asli
Untuk menggunakan madu sebagai salah satu cara mengobati sariawan, oleskan madu ke bagian yang sakit sekitar empat kali sehari.
Sebelum mengetahui cara membedakan antara madu asli dan palsu, tak ada salahnya jika kita mengetahui lebih dulu ciri-ciri madu asli dan bagaimana madu dihasilkan oleh lebah.
Madu terbuat dari nektar bunga yang dikumpulkan oleh lebah madu. Beberapa jenis madu kerap diberi nama sesuai asal-usul bunga atau nektar yang dikumpulkan oleh lebah.
Nektar ini kemudian dihimpun dan dibawa ke sarang lebah untuk melewati tiga tahap pemrosesan sebelum menjadi madu.
Dalam tahap pertama, enzim akan disuntikkan ke dalam nektar yang mengental sehingga membentuk fermentasi nektar.
Kemudian di tahap kedua, enzim tersebut akan membentuk cairan nektar bunga itu menjadi madu.
Lalu di tahap ketiga, prosesnya terus berlangsung hingga secara alami madu mengalami proses ekstraksi yang membuat kadar airnya menghilang sekitar 80 persen.
Proses inilah yang dapat membuat madu memiliki warna coklat keemasan dan memiliki konsistensi yang kental.
Kita dapat membedakannya melalui empat metode sederhana, bahkan tanpa membutuhkan tes laboratorium.
Madu palsu
Di pasaran, biasanya terdapat dua jenis madu palsu, yaitu madu asli dicampurkan dengan madu palsu namun takaran madu yang asli sangat rendah.
Lalu ada juga madu palsu yang terbuat dari gula, fruktosa, glukosa, pemanis atau sirup yang diberi pewarna coklat keemasan sehingga tampak dari luar konsistensi dan warnanya mirip seperti madu.
Madu tersebut jelas tidak mengandung manfaat yang murni, melainkan hanya sebagai pemanis belaka.
Perbedaan antara madu asli dan palsu dapat dengan mudah terlihat ketika dites melalui beberapa metode.
Seperti dilansir Healthline, berikut empat cara jitu untuk membedakan madu asli dan palsu.








