KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Musibah longsor tambang emas di Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan masih manyisakan kesedihan bagi keluarga korban.
Hingga hari ini, Sabtu (1/10/2022) Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian korban yang masih tertimbun di tanah longsor.
Dalam insiden tanah longsor tambang emas di Gunung Kura-Kura, Kecamatan Sungai Durian, Kotabaru masih ada dua korban belum diketemukan.
# Baca Juga :UPDATE Longsor di Desa Buluh Kuning Kotabaru, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Evakuasi Korban
# Baca Juga :Kapolres Tanbu AKBP Tri Hambodo Tinjau Lokasi Jalan Longsor di Satui Barat, 29 KK Terdampak
# Baca Juga :VIDEO Jalan Satui Tanah Bumbu Putus Akibat Longsor, Pengendara Sebaiknya Lewat Jalan Alternatif Ini
# Baca Juga :UPDATE Longsor Tambang Emas di Sungai Durian Kotabaru, Basarnas: Korban Keseluruhan 17 Orang
Dua korban yang diduga kuat tertimbun longsoran tanah dampak aktivitas penambangan emas tanpa izin alias illegal, teridentifikasi atas nama Ravi dan Fahrin.
“Jadi tinggal dua belum ditemukan. Kemarin (Jumat) pencarian menemukan dua korban, Amut dan Sahdi,” jelas Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kotabaru Hendra Indrayana melalui telepon genggamnya.
Menurut Hendra, saat ini kondisi di lokasi kejadian, Gunung Kura-Kura, sedang mendung.
Oleh tim SAR gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, Polri dan TNI sudah memasuki hari keempat pascakejadian.
Sebelumnya telah diberitakan, pascakejadian sebanyak 17 orang terdampak musibah bencana tanah longsor di lokasi tambang emas tanpa izin, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian.
Dari 17 korban yang teridentifikasi, enam orang mengalami luka-luka.
Sembilan ditemukan sudah meninggal dan dua orang masih dalam pencarian tim SAR gabungan dibantu warga sekitar.
Terpisah, sehari setelah kejadian Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus, SH dan rombongan meninjau lokasi kejadian.
Ia berharap korban yang tertimbun longsor semuanya diketemukan.
Lokasi kejadian cukup jauh dari ibu kota kecamatan Sungai Durian.
Untuk bisa sampai ke lokasi kejadian diperlukan waktu empat sampai lima jam.
Diperlukan kendaraan khusus roda dua yang dimodifikasi sesuai medan jalan menuju ke Gunung Kura-Kura, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sunga Durian.
Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Dua Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru.
Editor : NMD
Sumber: Kalimantanlive.com/banjarmasinpost.co.id







