Update Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya, Korban Meninggal 174 Orang, 17 Anak-anak

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Korban tewas tragedi Kanjuruhan di laga Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) bertambah menjadi 174 orang, 17 di antaranya anak-anak.

“Data BPPD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] Jatim pada pukul 10.30 tadi memang demikian, 174 korban meninggal,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com.

Emil mengatakan total ada 11 orang luka berat. Sementara sudah ada 298 orang lainnya luka ringan.

BACA JUGA: |
Tragedi Kanjuruhan Arema FC vs Persebaya, 127 Orang Tewas, Tembakan Gas Air Mata Jadi Sorotan

Pihaknya juga mengatakan ada 8 rumah sakit rujukan untuk para korban: RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.
Pilihan Redaksi

Emil menambahkan sebagian jenazah sudah teridentifikasi. Sebagian lainnya masih belum.

“RS Saiful Anwar tadi sudah membantu identifikasi. Ada lebih dari 10 korban jiwa yang belum bisa teridentifikasi,” ucap Emil.

“Kalau ada keluarga yang mau lapor itu poskonya [crisis center] ada di depan Balai Kota Malang. Kontaknya 112, di BPPD Kota Malang,” sambung Emil.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, terjadi usai kekalahan 2-3 Arema FC vs Persebaya. Suporter Arema memasuki lapangan karena timnya kalah.