BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Menjelang gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-29 tahun 2022 yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) meminta seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memanfaatkan jadi peluang pasar.
Menurut Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalsel, Birhasani, momentum MTQN XXIX di Kalsel harus dimanfaatkan sepenuhnya bagi para pelaku (UMKM) untuk mempromosikan dan menjual produknya, banyak tamu dari berbagai daerah yang sudah mulai berdatangan, sudah penuhnya semua hotel dan penginapan yang dibooking tamu se-Indonesia.
# Baca Juga :Sukseskan MTQN XXIX, Dinas PMD Kalsel Siap Kerahkan Massa, Tapi Ini Syaratnya
# Baca Juga :Disperin Kalsel Sediakan 4.000 Souvenir Bagi Kafilah MTQ Nasional XXIX
# Baca Juga :Pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022 Bertujuan Bangkitkan Perekonomian Banua
# Baca Juga :Mudahkan Masyarakat ke Venue MTQ Nasional, Pemprov Kalsel Siapkan Transportasi 34 Bus
“Ramainya tamu ke Kalsel, menjadi peluang pasar bagi pelaku UMKM, agar mereka berbelanja baik untuk keperluan selama di Kalsel, bahkan produknya menjadi buah tangan saat kembali ke provinsi masing-masing,” kata Birhasani.
Birhasani yang juga sebagai Ketua Koordinator Pameran MTQ dan Kalsel Expo tingkat Nasional ini menyampaikan, ada beberapa titik tempat digelarnya lomba dan kegiatan MTQ, pihak Pemerintah Provinsi Kalsel telah memfasilitasi Stan Festival Halal Food, yang berlokasi di Ruang Terbuka Hijau Ratu Zaleha Kota Martapura, Kabupaten Banjar, yakni secara gratis bagi UMKM yang memiliki produk dan sudah bersertifikat halal berupa makanan, dan minuman baik siap saji serta kemasan, maupun produk herbal.
“Produk makanan minuman yang teruji kualitas ini, memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen untuk menikmati, selain itu juga akan ada layanan konsultasi untuk mendapatkan sertifikat halal dan layanan pembuatan NIB bagi UMKM,” ujar Birhasani.
Birhasani menegaskan, pelaku UMKM harus proaktif dan kreatif memanfaatkan peluang pasar ini, dengan cara tetap memperhatikan kualitas produk standar produksi yang baik serta menghindari pemakaian bahan berbahaya, dan yang lebih penting lagi adalah menjual dengan harga yang wajar, agar tidak mengecewakan pembeli.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id







