BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Aktivitas di sentra workshop Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin ini merupakan ide kreatif seorang warga Banua bernama Muhammad Arifin.
Tiap hari terlihat kesibukan di Rumah Kreatif dan Pintar di Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan seperti pada Selasa (11/10/2022).
# Baca Juga :Melalui KUR Mikro Bank Kalsel, Atun Cempaka Sasirangan Sekarang Semakin Berkembang
# Baca Juga :Bank Kalsel dan BCA Lakukan Penandatanganan Bilateral, Komitmen Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah
# Baca Juga :Bank Kalsel Catatkan Kinerja Positif Lewati Triwulan III 2022, Laba Tumbuh 10,86 Persen
# Baca Juga :Kembangkan Usaha UMKM di Banjarbaru, Bank Kalsel Salurkan Dana Pinjaman Rp87.4 Miliar
Seperti diketahui, berjalannya program-program dari Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin ini tak lepas dari dukungan Bank Kalsel.
Dengan bantuan pendanaan membuat beberapa wanita ini bisa melakukan aktivitas seperti menganyam kerajinan purun menjadi tas cantik.
Selain itu ada pula yang menjahit kain bermotif sasirangan, dikombinasikan dengan anyaman purun.
Seorang pria nampak menggunakan bahasa isyarat pada dua wanita yang menjahit itu untuk berkomunikasi.
Sementara itu Ketua Yayasan Rumah kreatif dan Pintar Banjarmasin, Arifin, baru saja menyelesaikan sosialisasi pada masyarakat binaannya tentang inovasi produk purun untuk tahun 2023 serta literasi keuangan Bank Kalsel.
“Alhamdulillah, tahun ini Bank Kalsel memberikan dukungan berupa dana, mulai dari tempat yang awalnya swadaya sendiri untuk menyewa, sekarang sudah dicover biayanya oleh Bank Kalsel,” ungkap Arifin.
Tak cuma tempat, beberapa program pelatihan yang dilakukan rumah kreatif dan pintar Banjarmasin turut pula difasilitasi oleh Bank Kalsel.
“Dari segi pengembangan SDM, Alhamdulillah, kami juga didukung penuh oleh mereka. Kami tinggal sampaikan apa saja programnya dan Bank Kalsel mendukung untuk kemajuan masyarakat,” sambung Arifin.
Puluhan orang dari berbagai kalangan masyarakat dengan berbagai macam latar belakang, datang ke tempat ini.
Mulai dari ibu-ibu, lansia, orangtua tunggal, eks narapidana, anak berhadapan dengan hukum, bahkan para penyandang disabilitas turut dibina dan diberdayakan di Rumah Kreatif dan Pintar Banjamasin.
Cara mereka bergabung di tempat tersebut ada yang melalui pelatihan, dari mulut ke mulut, datang sendiri, hingga diantar ketua RT ke workshop Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin.
Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin berdiri sejak 2015 dalam bentuk komunitas yang akhirnya dikembangkan menjadi yayasan di 2016 hingga sekarang.
Produk yang dihasilkan mulai dari anyaman purun, kombinasi kerajinan purun dan eco print, baju, pouch, sasirangan warna alam, warna tekstil.
“Tempat ini berusaha menyajikan wajah Kalimantan Selatan yang dikemas dengan cara ramah lingkungan, sehingga produknya menggunakan bahan alami,” terang Arifin.
Tak heran, Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin ini juga mampu menjadi wadah bagi para mahasiswa berbagai perguruan tinggi lokal hingga internasional untuk belajar.
Karena, tak banyak tempat yang seperti ini di Kalsel yang memadukan kebudayaan lokal dengan produk alami ramah lingkungan.(*)
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/banjarmasin.tribunnews.com










