Longsor Jalan Satui, Nitizen Banyak yang Menghujat, Zairullah : Saya Mengerti, Mereka Tidak Tahu

BATULICIN, Kalimantanlive.com – Longsornya jalan provinsi di kilometer 171, desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanan Bumbu, Kalimantan Selatan, akibat aktivitas pertambangan hanya beberapa meter dari jalan menjadi tranding topik nasional.

Beberapa media nasional dan lokal Kalimantan Selatan banyak memberitakannya. Apalagi jalan ini banyak menyambungkan ke sejumlah daerah tetangga, seperti Banjarmasin, Tanah Bumbu, Samarinda, Balikpapan.

BACA JUGA:
Atasi Jalan Longsor, Pemkab Tanah Bumbu Bangun Jalan Alternatif 2,5 Km di Satui Barat

Namun yang menjadi sasaran dari longsornya jalan ini, Pemkab Tanah Bumbu, khususnya Zairullah Azhar selaku bupati setempat.

” Saya kerap diserang Nitizen, dan mendapat sumpah serapah, padahal itu wewenang pusat dalam memberikan izin tambang, kita yang tahu kondisi daerah tidak dilibatkan,” kata Bupati Zairullah kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/10/2022).

Namun sebagai pemimpin dan menjadi orang nomor satu di Kabupaten Tanah Bumbu, Zairullah memaklumi sikap para penghujat.

BACA JUGA:
Akibat Longsor, Jalan Satui Barat Km 171 Tanahbumbu Alami Kerusakan Parah

Masalahnya, lanjut Bupati, mereka kurang tahu, siapa yang bertanggung jawab terhadap masalah ini. Karena kerusakan jalan cukup parah, mereka (Nitizen, Red) hanya bisa menyalahkan saja.

“Dan kalau mereka tahu jika izin tambang itu kewenangan pusat, saya yakin mereka tidak menghujat, seperti saat ini,” ungkap Zairullah sambil tersenyum.