Puluhan Pecinta Wafak Hadiri Seminar Ragam Wafak Masyarakat Kalsel di Museum Wasaka Banjarmasin

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Seminar Ragam Wafak pada Masyarakat Kalimantan Selatan di Museum Wasaka Banjarmasin dalam, dihadiri puluhan warga pencinta Wafak asal dari berbagai daerah di Kalsel, Rabu (12/10/2022).

Dalam seminar dibahas berbagai hal mulai Kitab-kitab rujukan dalam pembuatan wafak, Ragam proses pembuatan wafak, media pembuatan wafak, Isi dari wafak yang ditulis di benda, hingga Kegunaan wafak dan Rajah di Kalimantan Selatan.

Sebagai narasumber Seminar Ragam Wafak pada Masyarakat Kalsel adalah Tim Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) dan Seniman Kalsel Hajriansyah.

BACA JUGA :
Pemerintah Kota Banjarmasin Dukung Penuh MTQ Nasional XXIX 2022, Siapkan Berbagai Fasilitas di Venue

Berdasarkan buku Ragam Wafak di Masyarakat Kalimantan Selatan yang merupakan hasil penelitian dari Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Kalsel, ditemukan ada sebanyak 21 jenis ragam wafak.

Di antaranya : Wafak Pancar Merah, Wafak Andarun, Wafak Sulaiman, Wafak Cemeti (Kacamati), Wafak Khalisah atau perkasih, Wafak Saifi atau kepahlawanan, Wafak Nubuah, Wafak Pengobatan (paurutan, singgugut, sawan dan lain-lain), Wafak kasugihan atau kekayaan, Wafak Panarang Hati, Wafak kewibawaan, Wafak Keselamatan, Wafak Pembenci, Wafak Berdagang, Wafak Kariau atau pemanggil, Wafak Pemeliharaan Kebun (dari gangguan hama, pencurian, dan sebagainya untuk menjaga kebun), Wafak agar anak mau menyusu, Wafak agar anak tidak kencing di tempat tidur, Wafak agar anak tidak memakan tanah, Wafak mengalihkan hujan, Wafak sangu mati, dan Tambang liring atau kambang liring.

Selain jenis wafak, di Kalsel ditemukan pula jenis rajah berbentuk simbol atau tanda yang disebut Cacak Burung. Masyarakat Meratus biasa menyebut Cacak Buruntg sebagai tanda kapur atau tanda Balian.

Setiap wafak dipercaya memiliki kegunaan berbeda-beda. Ada wafak yang hanya memiliki satu kegunaan saja, misalnya seperti untuk perkasih atau penglaris, dan ada wafak yang memiliki kegunaan banyak sekali misalnya untuk perkasih, pirunduk, penglaris, kewibawaan,pelindung diri dan sebagainya.