Cerita Peserta Lomba Tahfidz 1 juz dan Tilawah Latihan Hadapi MTQ Nasional XXIX Kalsel 2022

Sementara itu, ustadz Heri Nur Ali asal Bengkulu, dari kursi penonton nampak bangga sambil mengabadikan momen anak didiknya itu saat melantunkan ayat suci Al-Qur’an.

Heri mengatakan paket soal yang diberikan dalam perlombaan ini tergolong mudah lantaran Al-Qur’an sendiri lah yang dipelajari anak didiknya setiap hari nya.

BACA JUGA :
MTQ Nasional XXIX Makin Meriah dengan Gelaran Festival Seni Islami

“Mudah, karena Al-Qur’an, itu yang dipelajarinya. Tapi yang namanya sedang diuji dihadapan Guru-guru besar dan para juri kadang-kadang grogi ya itulah, tapi Alhamdulillah anak kami sudah tampil dengan maksimal,” ujarnya.

Disamping itu, salah seorang santri lainnya, dari kelas IX Pondok Pesantren Al Zamriyah, Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota, yang sebelumnya juga maju dalam Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional ke-XXVI Tahun 2021 Oktober 2021 di Sofifi, Provinsi Maluku Utara.

Ia membawakan bacaan Al-Qur’an dengan lantang dan merdu juga dibawakan oleh seorang qoriah asal Tarakan Kalimantan Utara, Diah Nikita Sari dalam lomba tahfidz 1 juz dan tilawah.

Siswa kelas 3 SMP mengaku baru pertama kali maju hingga ke lomba nasional, setelah sebelumnya sering memenangkan lomba se Kabupaten dan Kota.