TGIPF Minta Iwan Bule Mundur, Ini Sederet Pelatih Calon Pengganti Shin Tae-yong

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan mendesak PSSI bertanggung jawab atas tragedi yang menewaskan 132 sporter saat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) lalu.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun secara terbuka menyatakan akan mundur dari posisinya jika Ketua Umum PSSI harus mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan.

# Baca Juga :Ada Apa? Tenaga Medis dan Pelajar Kena Pukul Oknum Aparat di Tragedi Kanjuruhan Minta Perlindungan LPSK

# Baca Juga :Penjual Dawet Gadungan saat Tragedi Kanjuruhan Bekas Pengurus PSI, Suprapti Fauzi Bersimpuh Minta Maaf

# Baca Juga :12 Hari Tragedi Kanjuruhan, Korban Bertambah, Helen Prisela Meninggal Selasa 11 Oktober 2022

# Baca Juga :Aremania Berhasil, Kapolri Akhirnya Copot Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Usai Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 131 Orang

TGIPF Tragedi Kanjuruhan yang diketuai Menko Pulhukam, Mahfuda MD itu merekomendasikan agar semua pengurus PSSI mundur sebagai bentuk tanggung jawab.

TGIPF juga merekomendasikan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk menentukan pengurus baru asosiasi sepakbola nasional tersebut.

Terkait itu, Shin Tae-yong sudah menyatakan akan pamit dari kursi pelatih timnas Indonesia jika Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan akhirnya mundur.

Pernyataan kontroversial itu merupakan babak terbaru dari saga Tragedi Kanjuruhan yang menghantam sepakbola Indonesia sejak 1 Oktober lalu.

Shin Tae-yong harus diakui telah membuat publik Indonesia bahwa tim Merah Putih dapat kembali ke jalur kejayaan.

Hampir tiga tahun menangani tim Garuda, Shin Tae-yong berhasil membawa sederet prestasi seperti runner-up Piala AFF 2020, serta kelolosan ke Piala Asia U-20 dan senior 2023.

Namun pernyataan Shin Tae-yong yang membela Iwan Bule telah melukai sebagian pencinta sepakbola, terutama korban Tragedi Kanjuruhan.

Roda sepak bola akan terus bergulir, dengan atau tanpa pelatih pujaan dari Korea Selatan itu.

Oleh karena itu, ulasan dari lansiran BolaNas, menyebut sederet pelatih yang “available” andai Shin Tae-yong benar-benar hengkang.

Di dalam daftar ini terdapat eks pelatih Paris Saint-Germain, tetapi bukan Mauricio Pochettino, melainkan Luis Fernandes.

Nama tenar seperti Thomas Tuchel atau Zinedine Zidane sedang menganggur, tetapi tampak tak realistis bagi PSSI.

Dengan mengecilkan radar hingga lingkup Asia, berikut daftar pelatih kelas dunia yang realistis digapai PSSI.

Luis Fernandez

Nama Luis Fernandez pernah dikaitkan dengan kursi pelatih timnas Indonesia pada 2017 silam.

Pelatih yang kini berusia 63 tahun itu pernah menangani Paris Saint-Germain, Espanyol, hingga Real Betis, tetapi itu pada dekade 2000-an.

Ia barangkali sudah kehilangan sentuhan, mengingat terakhir kali bekerja di level senior sebagai pelatih timnas Guinea pada 2016.

Kim Do-Hoon

Kim Do-hoon dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik Korea Selatan saat membawa Ulsan Hyundai menjuarai Liga Champions Asia 2020.

Ia mengambil pilihan mengejutkan saat “turun kasta” menangani Lion City Sailors, klub raksasa Singapura.

Kim Do-hoon bisa membawa sentuhan keras Korea Selatan pada timnas Indonesia, sama seperti yang dibawa Shin Tae-yong.

Lion City Sailors memecat Kim Do-hoon pada Juli kemarin, sehingga dalam kondisi bebas berbicara dengan PSSI.