Tapi AT2018hyz tidak hanya menunggu selama tiga tahun setelah mencamil bintang, kecepatan materi yang dikirim terbang dari mulutnya terbilang sangat mengejutkan.
Sebagian besar arus keluar TDE bergerak dengan kecepatan 10 persen kecepatan cahaya, tetapi materi bintang AT2018hyz yang dikeluarkan bergerak secepat 50 persen kecepatan cahaya.
“Kami telah mempelajari TDE dengan teleskop radio selama lebih dari satu dekade, dan terkadang kami menemukan mereka bersinar dalam gelombang radio saat mereka memuntahkan materi saat bintang pertama kali dikonsumsi oleh lubang hitam,” kata rekan penulis studi Edo Berger, dikutip Live Science.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/cnnindonesia.com/







