Wahyu Windarti Zairullah Yakin Tanah Bumbu Tahun 2024 Bebas Stunting

BATULICIN, Kalimantanlive.com— Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tanah Bumbu Wahyu Windarti Zairullah meyakini penurunan stunting di daerah ini bisa mencapai angka yang lebih rendah dari target nasional.

Bahkan mungkin bisa menjadi kabupaten bebas stunting atau zero stunting.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dan laporan pada rapat koordinasi pemantauan dan evaluasi percepatan penurunan stunting Tanah Bumbu di Hotel Ebony Batulicin, Selasa (18/10/2022), seperti dikutip Kalimantanlive.com dari radio-swarabersujud.com.

BACA JUGA:
Bupati Zairullah Bersyukur, DPRD Tanbu Setujui Perda Pembentukan 8 Desa di Kabupaten Tanah Bumbu

Percepatan penurunan stunting, menurut Wahyu Windarti, merupakan program prioritas nasional, dan Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu kabupaten lokus stunting secara nasional sejak Tahun 2019.

Prevalensi stunting Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2021 terendah untuk wilayah Kalimantan Selatan dengan angka 18,7 % dan berdasarkan hasil evaluasi kinerja TPPS tahun 2021 untuk lokus nasional peringkat kedua di Kalimantan Selatan dan untuk kinerja 8 aksi konvergensi menduduki urutan ketiga.

Adapun target nasional prevalensi stunting tahun 2024 yang tertuang dalam Perpres 72 Tahun 2021 dan RPJM sebesar 14%, dan berdasarkan hasil SSGI tahun 2021 angka stunting Tanah Bumbu sebesar 18,7%, hal ini berarti masih ada 4,7 % angka minimal yang harus dikejar untuk mencapai target nasional pada tahun ahun 2024.